#PendakiCantik – Mendaki gunung memerlukan persiapan awal yang sangat penting dalam menunjang kelancaran dan kenyamanan aktivitas mendaki.

Jika kamu menjadi salah satu pendaki pemula yang baru hendak memulai kegiatan pendakian, maka pemahaman tentang dasar-dasar mendaki sangat penting dimiliki.

Selain itu, latar belakang paling logis mengapa kegiatan mendaki memerlukan persiapan yang cukup matang adalah karena medan pendakian itu selalu menantang.

Apabila kamu tidak mempersiapkan diri dengan baik, maka potensi ancaman yang membahayakan selama mendaki semakin besar karena tidak diantisipasi dengan baik.

Berikut Pendaki Cantik merangkum beberapa persiapan awal yang wajib kamu lakukan sebelum melakukan aktivitas pendakian. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

1. Persiapkan Fisik dan Stamina

Wajib Tahu! Ini 7 Persiapan Awal Sebelum Mendaki Gunung
Foto: Pendaki Cantik – @mjnm_mifta

Hal pertama yang perlu dipersiapkan sebelum memulai pendakian yaitu melakukan latihan fisik dengan jenis latihan yang penting minimal dua minggu sebelum kegiatan pendakian.

Salah satu persiapan fisik yang bisa kamu lakukan adalah dengan jogging secara rutin. Jika fisikmu tidak terbiasa, maka lakukan dalam durasi pendek dan berkesinambungan.

Perlu diketahui, bahwa ada perbedaan yang cukup signifikan antara melakukan latihan fisik dengan jika kamu tidak latihan fisik sama sekali, yaitu membantu otot kaki menjadi lebih lentur dan tidak mudah kram.

Selain itu dengan latihan fisik minimal 2 minggu sebelum pendakian, stamina kamu juga akan lebih baik saat hari-H pendakian.

2. Ketahui Info Status Buka Tutup Gunung

Wajib Tahu! Ini 7 Persiapan Awal Sebelum Mendaki Gunung
Foto: Pendaki Cantik – @arstadaleru

Hal selanjutnya setelah memastikan kesiapan fisik, kamu perlu memastikan apakah destinasi gunung yang ingin kamu daki statusnya sedang dibuka atau ditutup untuk pendakian.

Tidak sedikit gunung-gunung yang secara berkala ditutup dan tidak boleh dilakukan pendakian karena alasan tertentu, yaitu akibat terjadinya kebakaran hutan, cuaca ekstrem, longsor dan lain-lain.

Karena itu pastikan kamu mengetahui info buka dan tutup jalur pendakian gunung paling updated, sebelum berangkat menuju titik start pendakian.

3. Ketahui Jalur dan Tingkat Kesulitan Pendakian

Wajib Tahu! Ini 7 Persiapan Awal Sebelum Mendaki Gunung
Foto: Pendaki Cantik – @nooooooooov_

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan sebelum naik gunung adalah menentukan tujuan pendakian dengan mencari informasi mengenai panjang jalur dan tingkat kesulitan pendakian.

Sangat disarankan untuk bisa memperoleh peta jalur pendakian gunung yang akan kamu daki. Peta bisa kamu dapatkan di website taman nasional atau badan pengelola gunung tersebut, atau kamu bisa datang langsung dan memperolehnya di kantor badan pengelola.

Perlu diingat bahwa tidak semua gunung memiliki tingkat kesulitan yang sama. Bagi kamu yang masih pemula sebaiknya jangan langsung memilih gunung dengan jalur panjang dan tingkat kesulitan yang tinggi.

Karena hal tersebut akan sangat menguras stamina dan bisa merepotkan tim kamu selama pendakian.

4. Persiapkan Perlengkapan dan Peralatan Mendaki

Wajib Tahu! Ini 7 Persiapan Awal Sebelum Mendaki Gunung
Foto: Pendaki Cantik – @aadilahna

Peralatan dan perlengkapan mendaki merupakan hal yang sangat penting untuk dimiliki dan dilengkapi oleh setiap pendaki manapun.

Adapun peralatan yang kamu butuhkan untuk pendakian gunung meliputi sepatu gunung, jaket tebal, pakaian pendakian pakaian tidur dan cadangan.

Tenda, kompas, peta pendakian, fotokopi identitas yang dimasukkan ke plastik atau wadah kedap air, perlengkapan P3K, dan masih banyak lagi.

Kamu tidak perlu khawatir jika belum membeli peralatan atau perlengkapan tertentu, karena beberapa peralatan pendakian kini bisa kamu sewa di tempat-tempat terdekat.

Hanya saja, perlu kamu pastikan beberapa hari sebelum keberangkatan bahwa alat yang kamu butuhkan sedang tersedia di tempat rental tersebut.

5. Persiapkan Kebutuhan Logistik atau Perbekalan

Wajib Tahu! Ini 7 Persiapan Awal Sebelum Mendaki Gunung
Foto: Pendaki Cantik – @febyhans

Menghitung dan mempersiapkan kebutuhan logistik atau perbekalan dengan cermat sangat penting dilakukan.

Pastikan bahwa persediaan logistik makanan yang kamu bawa sudah benar-benar cukup, dan pilih menu makanan yang cukup untuk mengganti kalori yang kamu keluarkan.

Rencanakan kebutuhan makanan sebelum belanja kebutuhan perbekalan dengan menghitung jumlah takaran atau porsi per orang, berapa kali makan, dan berapa orang peserta pendakian.

Kemudian siapkan juga bahan makanan cadangan untuk antisipasi keadaan darurat dan bisa juga kamu bagi dengan pendaki lain untuk menambah teman baru.

Jangan lupa pula memastikan bahwa sumber air mudah ditemukan di sepanjang jalur pendakian, dan hitung berapa liter air yang harus kamu siapkan sebelum pendakian dimulai.

Membawa air dalam ransel atau carrier memang terasa berat, tapi percaya lah, kamu akan sangat membutuhkannya selama pendakian. Jangan menahan diri untuk minum agar tidak dehidrasi.

6. Pastikan Kondisi Tubuh Sehat dan Peka terhadap Kondisi Sekitar

Wajib Tahu! Ini 7 Persiapan Awal Sebelum Mendaki Gunung
Foto: Pendaki Cantik – @aadilahna

Satu lagi hal yang wajib untuk diperhatikan sebelum melakukan pendakian adalah memastikan bahwa kondisi badan kamu sehat dan benar-benar memungkinkan untuk melakukan pendakian.

Tidak sedikit pendaki yang memaksakan diri untuk tetap mendaki gunung meski kondisi tubuh mereka sedang tidak sehat atau tidak memungkinkan untuk melakukan pendakian.

Selain itu, kamu juga harus peka terhadap kondisi sekitar. Ketika kondisi cuaca buruk dan tidak mendukung untuk kegiatan pendakian, sebaiknya tunda keberangkatan hingga kesempatan berikutnya.

Memang cuaca di gunung tidak bisa diprediksi dan seringkali tidak mengikuti ramalan cuaca, namun kemungkinan terjadinya badai lebih tinggi di kala musim hujan.

7. Persiapkan Rencana Keadaan Darurat

Wajib Tahu! Ini 7 Persiapan Awal Sebelum Mendaki Gunung
Foto: Pendaki Cantik – @aawi.00

Setelah kamu mempersiapkan segala hal yang telah disebutkan sebelumnya sebagai bekal kamu naik gunung, hal lain yang sangat penting adalah terkait penanganan keadaan darurat jika kondisi tersebut terjadi.

Mulai lah dari memberi tahu minimal satu orang temanmu yang tidak ikut berangkat bersamamu tentang rencana perjalanan kamu dan menetapkan orang tersebut sebagai “tim basecamp” kamu.

Meski secara informal, kamu harus berkomitmen untuk selalu memberi kabar ke “tim basecamp” kamu itu setiap harinya tentang bagaimana kabar kamu, sudah sampai titik mana, dan bagaimana kondisi di lapangan.

Sebagian orang mungkin meremehkan hal ini dan menganggapnya berlebihan. Namun sebagai bagian dari manajemen perjalanan yang baik.

Selain menjaga komunikasi dengan “tim basecamp” kamu, pertimbangkan juga untuk menyiapkan survival kit yang selalu kamu bawa bersamamu.

Saat kondisi darurat terjadi, dan kamu harus bertahan hidup, alat-alat esensial ini ringan dibawa dan akan sangat berguna.

Share.