#PendakiCantik – Gunung Slamet memiliki beberapa jalur pendakian legal yang wajib kamu ketahui. Penyandang predikat atap Jawa Tengah ini memiliki setidaknya 6 jalur pendakian.

Dari sekian banyak jalur pendakian, para pendaki biasanya banyak memilih naik gunung dengan ketinggian 3.428 mdpl tersebut via Bambangan.

Berikut ulasan lengkap mengenai jalur pendakian Gunung Slamet beserta tips dan informasi penting yang wajib kamu ketahui sebelum memulai mendaki.

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan

Tips dan Ulasan Lengkap Tentang Jalur Pendakian Gunung Slamet
Foto: Pendaki Cantik – @arianawiwit29

Jalur ini adalah jalur yang paling banyak dipakai para pendaki dibanding jalur lain untuk mencapai puncak Slamet.

Jalur Belambangan cukup ramah untuk pendaki pemula. Untuk mencapai jalur ini kamu bisa datang ke Desa Bambangan, Pemalang.

Sementara estimasi waktu pendakian yang diperlukan kalau melewati jalur ini kurang lebih memakan waktu 10-12 jam pendakian.

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Baturaden

Tips dan Ulasan Lengkap Tentang Jalur Pendakian Gunung Slamet
Foto: Pendaki Cantik – @riniallora07

Jalur pendakian Baturaden merupakan jalur paling ekstrem dibandingkan jalur lainnya di Gunung Slamet. Bila kamu pemula disarankan tidak memakai jalur pendakian ini.

Sepanjang perjalanan, medannya didominasi oleh trek terjal dan menanjak. Banyak bercabang dan licin. Basecampnya sendiri terletak di Purwekerto.

Sebelum mencapai puncak, kamu harus melewati 3 pos pendakian termasuk Plawangan. Waktu tempuh di jalur satu ini sekitar 11 jam perjalanan.

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Sawangan

Tips dan Ulasan Lengkap Tentang Jalur Pendakian Gunung Slamet
Foto: Pendaki Cantik – @ea.mountain

Jalur Sawangan berada di Kabupaten Tegal dimana lokasi bascampnya terletak di Desa Sigedong, Kecamatan Bumijaya.

Untuk bisa sampai di titik awal pendakian tentunya kamu harus menuju Desa Sigedong dari pusat Kota Tegal.

Waktu tempuh untuk bisa sampai ke puncak jika melewati jalur ini kurang lebih 8-10 jam perjalanan.

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Kaligua

Tips dan Ulasan Lengkap Tentang Jalur Pendakian Gunung Slamet
Foto: Pendaki Cantik – @meliiaws

Jalur ini memang agak jarang diminati orang pendaki sangat cocok buat kamu yang ingin merasakan keasrian alam khas Gunung Slamet.

Untuk bisa sampai ke titik awal pendakian, kamu harus menuju ke sebuah kampung yaitu Dukuh Kaligua, Desa Pandansari, Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Waktu tempuh untuk bisa mencapai puncak Gunung Slamet dari Jalur Kaligua kurang lebih memakan waktu 8-10 jam perjalanan.

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Kaliwadas

Tips dan Ulasan Lengkap Tentang Jalur Pendakian Gunung Slamet
Foto: Pendaki Cantik – @virnidesiana

Jika kamu pendaki pemula, maka jalur pendakian Kaliwadas adalah tempat yang cocok untuk dipilih.

Lokasi basecamp jalur pendakian ini berada di Desa Dawehan, Kecamatan Sirampong, Kabupaten Brebes.

Jalur ini bisa ditempuh dari basecamp sampai puncak Gunung Slamet kurang dari 10-12 jam perjalanan.

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Dipajaya Pemalang

Tips dan Ulasan Lengkap Tentang Jalur Pendakian Gunung Slamet
Foto: Pendaki Cantik – @stefanienkna

Jalur pendakian ini mungkin belum begitu tenar dari jalur lain seperti Bambangan, Baturaden, Guci, Kaliwadas, dan Kaligua.

Jalur pendakian ini berada di Pulosari, Pemalang. Kamu bisa mencapai puncak Gunung Slamet lewat jalur Dipajaya Pemalang.

Info dan Tips Mendaki Gunung Slamet

Tips dan Ulasan Lengkap Tentang Jalur Pendakian Gunung Slamet
Foto: Pendaki Cantik – @mayanoviasofiani

Jika naik bus bisa langsung turun Terminal Purbalingga dan Bobotsari. Jika naik kereta api bisa berhenti di Stasiun Purwokerto

Dari arah pantura, naik bus jurusan Purwokerto, turun di perbatasan Desa Karangreja. Dilanjutkan naik angkutan desa warna biru ke basecamp Bambangan.

Dari Jakarta sebaiknya langsung naik bus Jurusan Bobotsari agar tidak perlu transit di Terminal Purwokerto, turun di Petigaan Serayu dan lanjut naik angkot ke basecamp.

Usahakan sampai di terminal Purwokerto sebelum maghrib karena menjelang malam, angkot sudah mulai langka.

Dari stasiun/terminal Purwakarta bisa menyewa angkot dengan negoisasi tarif. Biasanya sekitar Rp 300.000 – Rp 400.000 per satu rombongan.

Dari Terminal Purbalingga kamu bisa menyewa jasa angkutan non trayek (plat hitam) untuk mencapai basecamp. Angkutan jenis ini banyak ditemukan di terminal maupun dari simpang Serayu, Mrebet dengan tarif sekitar Rp 150.000 – Rp 250.00 per rombongan.

Jika dari terminal Bungurasih, jarang ada bus tujuan Purwekerto, jadi harus transit dulu di Jogja atau Semarang.

Share.