Para peneliti mempublikasikan temuan terbaru mereka soal gunung berapi terbesar di dunia baru-baru ini. Gunung berapi tersebut mengalahkan Mauna Loa di Pulau Besar Hawaii.

Hasil penelitan baru yang terbit dalam jurnal Earth and Planetary Science Letters dengan judul, ‘Pūhāhonu: Earth’s biggest and hottest shield volcano’

itu mengemukakan bahwa gunung berapi terbesar di dunia ditemukan di dasar laut Samudra Pasifik.

Hasil Jelajah Dasar Laut

Terbaru, Peneliti Temukan Gunung Berapi Terbesar di Dunia
Gunung Berapi Mauna Loa (Foto: Instagram/@andrewrichardhara)

Melansir dari Forbes, penelitian ini bermula saat sejumlah peneliti menjelajah dasar laut Samudra Pasifik, sekitar 952 km dari arah barat laut Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Dalam penjelajahan itu, peneliti berhasil menemukan dua puncak kecil batuan vulkanik yang disebut Gardner Pinnacles.

Dua puncak kecil batuan itu menjulang tinggi hingga sekitar 53 meter di atas permukaan laut.

Terlebih, Gardner Pinnacles digambarkan sebagai puncak bangunan vulkanik yang mencakup sekitar 36.000 mil kubik (150.000 kubik kilometer).

Volumen Mauna Loa Lebih Kecil

Terbaru, Peneliti Temukan Gunung Berapi Terbesar di Dunia
Penampakkan Gunung Berapi Mauna Loa Hawaii (Foto: Instagram/@hmastersonxo)

Sedangkan, Mauna Loa yang telah lama ditetapkan sebagai gunung berapi terbesar di dunia memang menjulang tinggi lebih dari 9.170 meter dari dasar laut Samudra Pasifik.

Namun, Mauna Loa tercatat hanya memiliki volume lebih dari 19.200 mil kubik (80.000 kubik-kilometer).

Dalam arti lain, disimpulkan bahwa Gardner Pinnacles memiliki volume yang lebih besar dua kali lipat daripada Mauna Loa.

Terlihat Kecil di Permukaan

Meskipun, puncak Gardner Pinncles hanya sebagian kecil yang terlihat di atas permukaan laut sekitar 30 persen atau 53 meter saja.

Selain itu, Gardner Pinnacles memiliki massa lava yang dipancarkan selama 14 juta tahun terakhir.

Cukup berat untuk menekuk kerak samudera di bawah gunung hingga ratusan mil dan menyembunyikan 70 persen volume bangunan vulkanik di dalam dasar laut.

Manfaat Teknologi

Terbaru, Peneliti Temukan Gunung Berapi Terbesar di Dunia
Fpto: NOAA

Berkat kecanggihan teknologi bermetode peningkatan gravitasi dengan konsentrasi massa, para peneliti berhasil memetakan dan menghitung volume lengkap bangunan vulkanik.

Bahkan, peneliti menyebut bangunan gunung berapi itu menjadi bagian dari rantai pegunungan bawah laut yang membentang dari Kepulauan Hawaii ke tepi timur Rusia.

Lebih detail, rantai pegunungan ini diberi nama Pūhāhonu yang memiliki arti ‘kura-kura muncul di udara’.

Sebuah Kemajuan

Atas penemuan terbaru ini, para peneliti mengakui sangat senang karena akan mengembangkan pemahaman yang lebih besar tentang dunia alami, termasuk mantle plumes.

Sementara itu, penemuan terbaru ini juga berarti bagi seorang peneliti bernama Avergage Joe yang merasa diingatkan bahwa dasar lautan itu luas, sehingga perlu penelitian lebih banyak lagi.

Share.