Telah Dibuka, Gunung Bromo Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat

Telah Dibuka, Gunung Bromo Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Foto: Pendaki Cantik - Instagram/@twigs_trip

#PendakiCantik – Gunung Bromo menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang akan dibuka pertama dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Hal itu sesuai dengan petunjuk Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari untuk menindaklanjuti keputusan dari Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 pusat.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto menyebutkan beberapa tempat wisata yang akan dibuka.

Gunung Bromo Prioritas

Telah Dibuka, Gunung Bromo Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@bromo_today

Menurutnya tidak semua tempat wisata di Kabupaten Probolinggo akan dibuka, yang pertama akan dimulai dari kawasan wisata Gunung Bromo di Kecamatan Sukapura dan Pantai Bentar di Kecamatan Gending.

Timnya mendapat perintah dari Bupati untuk melakukan persiapan mulai dari sosialisasi, pendampingan, dan visitasi, serta simulasi. Apabila sudah simulasi dan hasilnya bagus, baru akan dibuka.

Pihaknya juga memilih beberapa hotel untuk menjadi titik pengawasan, selanjutnya beberapa restoran yang akan ditunjuk untuk menjadi percobaan untuk tatanan normal baru.

Sosialisasi Protokol Kesehatan

Telah Dibuka, Gunung Bromo Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@azizahannah

Ia menjelaskan Tim Gugus Tugas akan melakukan pendampingan sosialisasi protokol-protokol kesehatan apa saja yang harus disiapkan di mobil jeep atau kuda, kemudian regulasinya.

Kecamatan Sukapura yang masuk ke dalam zona merah akan tetap mengikuti kebijakan pusat bahwa

tempat wisata Gunung Bromo tetap akan dibuka tentu dengan pengawasan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Keputusan TNBTS

Telah Dibuka, Gunung Bromo Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@lailafzyhs

Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)  juga tengah menyiapkan prosedur standar penerapan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan tersebut akan diterapkan pada para wisatawan yang akan berkunjung ke gunung yang memiliki ketinggian 2.329 meter dari permukaan laut (mdpl) itu.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Sarif Hidayat menjelasakan pihaknya menyiapkan prosedur standar wisata pada normal baru.

Tahap awal diarahkan untuk membuka wisata dengan sistem satu hari perjalanan. Protokol ini akan dilakukan dengan ketat untuk pengunjung tanpa terkecuali.*