#PendakiCantik – Gunung Sindoro yang terletak antara Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah itu merupakan salah satu gunung berapi yang aktif di Indonesia.

Gunung dengan ketinggian 3.136 mdpl ini sudah berulang kali erupsi. Terakhir semburan asapnya muncul pada medio 2011 silam.

Meski demikian keberadaan gunung tersebut menjadi salah satu daya tarik destinasi wisata yang diminati para pendaki untuk menghabiskan waktu luang.

Jalur Pendakian Bertambah Satu

Simak, Ini Imbaun SAR Wonosobo untuk Pendaki Gunung Sindoro
Foto: Pendaki Cantik – @kinanthisukasman

Koordinator Basarnas Pos SAR Wonosobo, Hardi Amanurijal mengatakan bahwa selama ini terdapat empat jalur pendakian yang dapat dilewati para pendaki agar bisa sampai ke puncak Gunung Sindoro.

Keempat jalur pendakian yang dimaksud antara lain melalui Kecamatan Kledung Temanggung, Grasindo, Alang-alang Sewu, dan Sigedang.

“Tapi per Januari 2021 ada satu trek lagi yang dibuka. Yaitu jalur Bedakah di Kretek, Kabupaten Wonosobo,” kata Hardi.

Pendakian via Kledung Sangat Direkomendasikan

Simak, Ini Imbaun SAR Wonosobo untuk Pendaki Gunung Sindoro
Foto: Pendaki Cantik – @melinataa

Ia mengungkapkan lima jalur pendakian di Gunung Sindoro memiliki keistimewaan masing-masing. Bagi pendaki yang melintasi Kledung Temanggung, katanya, akan disuguhi panorama pemandangan alam yang istimewa.

Sementara jalur Kledung, merupakan trek umum pendakian yang sering diminati para petualang dari dalam maupun luar Jawa Tengah.

Kemudian trek pendakian via Alang-alang Sewu dan Sigedang juga tak kalah menantang. Hardi menyarankan bagi pendaki pemula sebaiknya melewati jalur yang lebih aman via Grasindo.

“Tapi yang patut diperhatikan oleh para pecinta alam, jangan sekali-kali mendaki Gunung Sindoro sendirian. Karena selain banyak tanjakan dan kelokan yang samar-samar, Sindoro ini gunung yang punya sisi keunikan ketimbang gunung berapi lainnya,” ucap Hardi.

Perhatikan Cuaca Sekitar

Simak, Ini Imbaun SAR Wonosobo untuk Pendaki Gunung Sindoro
Foto: Pendaki Cantik – @rosiyani26

Ia pun merekomendasikan agar para petualang dapat ditemani minimal dua orang saat mendaki Gunung Sindoro supaya berjalan aman dan selamat sampai ke titik puncak.

“Jangan nekat, jangan ngeyelan, kalau mau mendaki Gunung Sindoro mintalah arahan kepada para porter untuk menunjukkan trek yang aman agar tidak tersesat. Apalagi yang lewat Bedakah, jalurnya kan tujuh kilo.”

“Jarak tempuhnya ke puncak bisa 12 jam. Ini terpanjang ketimbang lainnya. Kalau sedang hujan, berhenti sejenak. Tunggu sampai cuaca bersahabat lagi,” imbuh Hardi.

Wajib Rapid Antigen

Simak, Ini Imbaun SAR Wonosobo untuk Pendaki Gunung Sindoro
Foto: Pendaki Cantik – @dionesiacarmelita

Pada masa pandemik COVID-19, pihaknya telah mengikuti aturan protokol kesehatan virus corona dengan membatasi jumlah pendaki yang naik ke Gunung Sindoro.

Dengan mewajibkan pendaki untuk tes rapid antigen, hanya ada 100 pendaki yang naik melalui Kledung. Di jalur Bedakah malahan hanya ada 50 pendaki yang melintas.

“Kondisinya sekarang sepi karena pendaki dari luar daerah menunda bepergian. Soalnya kita sudah menerapkan tes rapid antigen” terangnya.

“Kita juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat supaya pendakian aman dan tidak menularkan virus corona,” tutup Hardi.*

Share.