Seni Bertahan dalam Cuaca Ekstrem Saat Mendaki Gunung

#PendakiCantik – Mendaki gunung kini bukan hanya sekedar olahraga di luar ruang terbuka saja, tetapi menjadi bagian gaya hidup milenial, untuk menyalurkan hobi berpetualang.

Sebagai salah satu olahraga ekstrim, tentu dibutuhkan banyak pengetahuan perihal giat aktivitas nya.

Kesiapan fisik yang ditunjang peralatan yang mumpuni, diperlukan untuk bisa menaklukkan alam bebas.

Dikutip Pendaki Cantik dari berbagai sumber, mendaki gunung bukan lah bicara tentang menaklukkan ketinggian puncak dan pengenalan medan yang cukup.

Para pendaki harus memiliki ketahanan tubuh, agar dapat menyesuaikan diri dengan cuaca dan iklim ekstrim di gunung.

Cara Survival

Seni Bertahan dalam Cuaca Ekstrem Saat Mendaki Gunung
Foto: Pendaki Cantik – @dheakhairun_

Dalam seni pendakian gunung, dikenal beberapa istilah yang akrab kita dengar, seperti survival. Jangan sampai sang pendaki mengalami kelelahan fisik serta mendadak muntah di dalam perjalanan.

Lemahnya ketahanan fisik pendaki, dapat mengakibatkan Acute Mountain Sickness (AMS) atau biasa di sebut Altitude Sickness.

Gejala AMS sering terjadi atau menyerang pendaki ketika mengalami kurangnya asupan oksigen (O2) dalam udara.

Jalan sempoyongan, muntah, kepala pusing, hilang keseimbangan, emosi tidak terkontrol, nafsu makan hilang dan susah tidur merupakan ciri- iri yang di timbulkan oleh AMS.

Hingga nafas yang tidak teratur di saat rehat, juga bagian dari tanda bahwa kita terkena AMS.

Tentu ini sangat berbahaya karena tubuh kekurangan oksigen dalam beberapa jam, tentu bisa merusak organ dan menyebabkan kematian. Pengumpulan cairan ke otak atau pengumpulan cairan dalam paru-paru.

Asupan Makanan Berkarbohidrat

Seni Bertahan dalam Cuaca Ekstrem Saat Mendaki Gunung
Foto: Pendaki Cantik – @fhelinaaaaa

Selain berniat lanjutkan perjalanan sampai ke puncak gunung, harus diiringi dengan istirahat di tiap pos pendakian yang memungkinkan. Selain itu, asupan makan karbohidrat dan minum yang banyak sangat membantu.

Jika hembusan nafas masih belum teratur, pendaki disarnakna segera turun dari ketinggian gunung dan mencari kadar oksigen lebih banyak.

Mendaki bukan hal bagaimana menaklukkan tinggi nya sang puncak, tetapi bagaimana setiap proses pendakian memberikan begitu banyam makna kehidupan, salam lestari.

Suvival merupakan seni bertahan hidup dalam gunung dan hutan serta ini, yang sering di alami berkaitan dengan ketahanan fisik pendaki.

Terkini