#PendakiCantik – Segala aktivitas yang akan dilakukan di area hutan Gunung Lawu kini harus mengantongi izin Perum Perhutani KPH Surakarta.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Administratur Muda Perum Perhutani KPH Surakarta, Sugi Purwanta dalam menanggapi aksi salah satu komunitas di hutan Gunung Lawu.

Komunitas tersebut melakukan off road di area hutan dan beredar di media sosial tepat di petak 7 RPH Nglerak BKPH Lawu Utara tepatnya di Kecamatan Ngargoyoso.

Sejauh ini menurut Sugi, pihaknya sedang mengabil tindakan di lapangan usai mendapat laporan dari masyarakat pada 27 Agustus lalu.

Aksi Tanpa Izin


Sugi menyayangkan ulah sejumlah pihak yang nekat mengeksplorasi hutan Gunung Lawu dengan cara tertentu. Tetapi, hal itu dilakukan tanpa izin.

Beberapa waktu lalu viral di media sosial, pengendara sepeda motor naik hingga puncak Bukit Mongkrang. Setelah diklarifikasi, orang tersebut naik dari wilayah Jawa Timur.

Semua bentuk pemanfaatan hutan apa pun menurutnya harus ada legalitas. Aksi yang viral di medsos itu jelas tidak berizin.

Harus Izin

Hal senada disampaikan Asper BKPH Lawu Utara, Widodo. Dia menjelaskan kelompok yang melaksanakan off road di Ngargoyoso itu mengaku sedang melakukan survei untuk membuka objek wisata.

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa apapun alasannya jika belum mengantongi izin aktivitas itu tidak boleh dilakukan. Harus ada izin tertulis.

Widodo menyampaikan komunitas itu menjajal jalan yang biasa digunakan orang mencari rumput.

Semula jalan setapak menjadi lebih lebar karena dilewati mobil. Kerusakan, menurut dia, 2,5 meter. Sejumlah tanaman semak di hutan Lawu rusak.

Spanduk Larangan Dipasang

Semua Aktivitas di Area Hutan Gunung Lawu Diwajibkan Berizin
Foto: Pendaki Cantik – Gunung Lawu

Perum Perhutani KPH Surakarta sejauh ini sudah memasang palang di area masuk lokasi. Mereka juga berencana memasang spanduk berisi larangan motor, jip masuk kawasan hutan Lawu.

Widodo menyampaikan sudah memasang spanduk larangan di Bukit Mongkrang beberapa waktu lalu.

Dia juga menyayangkan sikap sejumlah pihak yang mengklaim surat dari Perum Perhutani KPH Surakarta kepada KRPH Nglerak sebagai bentuk izin melaksanakan kegiatan survei di kawasan hutan Lawu.

Share.