Pendakicantik.com – Beberapa pendaki disarankan lebih siaga dan berhati-hati saat mendaki puncak Gunung Lawu dari jalur Cemoro Sewu.

Masalahnya jalur itu hancur karena imbas gempa Magetan pada 29 Oktober 2021 lalu.

Baca Juga: Alas Lali Jiwo: Trek Berbahaya di Jalur Pendakian Gunung Arjuno

Salah satu personel Karanganyar Emergensi Rifan Feir Nandhi yang lakukan penelusuran jalur pendakian, menulis jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu via Cemoro Sewu persisnya di Pos 3 dan Pos 4 alami kerusakan parah.

Pendakian GUNUNG LAWU via CEMORO SEWU (with GPS Track) 

Baca Juga: Mitos Jalak Gading: Sang Pemandu Jalan Menuju Puncak Lawu

Pos 3 dan 4 via Cemoro Sewu Gunung Lawu Rusak Parah

Selainnya jalur pendakian yang rusak di area pos ini longsoran tanah bukit di tepi jalur pendakian sering terjadi.

Rifan juga minta para pendaki yang akan ke arah puncak untuk waspada jika melewati Pos 3 dan Pos 4, khususnya melalui jalur Cemoro Sewu.

“Jalur Cemoro Sewu rusak parah dikarenakan gempa Magetan mengakibatkan jalur via Cemoro Sewu di atas Pos 3 ke Pos 4 longsor parah,” jelas Rifan kepada JatengiNews, Sabtu (27/8/2022).

Pos 3 dan 4 via Cemoro Sewu Gunung Lawu Rusak Parah
Foto: Pendaki Cantik – @andiannsyah

Sering Terjadi Longsor

Selain kondisi jalur pendakian rusak dan longsoran bukit di jalur pendakian sering kali terjadi longsor, dia juga menjelaskan tanah di lokasi itu tidak stabil alias tanah bergerak.

Pendaki maupun spiritual harus berhati-hati jika melalui jalur Cemoro Sewu karena medan longsor tanah bergerak. Terutama saat hujan turun, untuk selalu waspada,” kata Rifan.

Baca Juga: Nenek Minta Gendong: Mitos Gunung Lawu yang Angker dan Keramat

Melihat kondisi di jalur pendakian ke puncak Gunung Lawu yang kondisinya sangat berbahaya bagi para pendaki, dia meminta agar para pendaki atau spiritual yang hendak naik untuk tidak memaksakan diri bila cuaca turun hujan.

“Jika cuaca hujan harus berhati-hati, lebih baik tidak memaksakan pendakian, menunggu hujan reda, karena dapat terjadi longsor susulan,” ungkapnya.

Kondisi sama juga terlihat di Sendang Drajat. Sendang diyakini sebagai tempat pemandian Prabu Brawijaya V dan dipercaya mempunyai khasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tempat ini memiliki kedalaman hanya 2 meter dengan volume air mengalami penyusutan.

Pos 3 dan 4 via Cemoro Sewu Gunung Lawu Rusak Parah
Foto: Pendaki Cantik – @tyasknia

“Saat ini volume air di Sendang Drajad airnya tidak banyak karena masuk bulan Agustus adalah musim kemarau, artinya airnya cuma sedikit di saat bulan suro,” ungkapnya lagi.

Share.