#PendakiCantik – Pihak pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) akhirnya mengeluarkan keputusan terkait aktivitas pendakian di gunung tersebut.

Setelah sebelumnya ditutupi sejak 28 Desember 2020 hingga 31 Januari 2021, kini waktu penutupan diperpanjang mulai 1 hingga 28 Februari 2021 mendatang.

Informasi tersebut tertuang pada pengumuman dalam Surat Edaran No. SE.135/BBTNGGP/Tek.2/01/2021 Tentang Perpanjangan Penutupan Sementara Kegiatan Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Melansir laman resmi TNGGP @tn_gedepangrango diketahui bahwa keputusan tersebut dikeluarkan pada Jumat, 29 Januari 2021 atau dua hari sebelum batas akhir penutupan sebelumnya berakhir.

Cuaca Ekstrem dan Pemulihan Ekosistem

Dalam surat tersebut, dijelaskan, cuaca ekstrem dan pemulihan ekosistem jalur pendakian menjadi faktor perpanjangan penutupan tersebut. Berikut bunyi keterangan dalam surat tersebut.

Kondisi Terkini Gunung Gede Pangrango

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Gede yang berada di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Cianjur, menyatakan kondisi dapur magma gunung di kawasan Puncak itu dalam keadaan normal.

Meskipun kondisi cuaca kini terbilang ekstrim dan sering tertutup kabut.

Penutupan Gunung Gede Pangrango Diperpanjang Hingga 28 Februari
Foto: Pendaki Cantik – @radarbogor

Ketua Pos Pengamatan Gunung api Gede, Nur Rokhman Hidayat menjelaskan, meskipun kawah Gunung Gede sering mengepulkan asap dari dapur magma, namun kondisi gunung tidak terpengaruh erupsi gunung api lainnya dan masih normal.

Tetapi di sisi lain, kata Nur Rokhman, untuk gunung Gede saat ini yang berhubungan dengan cuaca ekstrim, belum ada gangguan yang serius.

Tidak seperti kondisi Gunung Gede 2018 silam, hingga situasinya terjadi longsor dan banyak alat yang mati terkena petir, angin dan sebagainya.*

Share.