Pemetik Edelweiss di Gunung Lawu Diblacklist Lima Tahun

Pemetik Edelweiss di Gunung Lawu Diblacklist Lima Tahun
Foto: Pendaki Cantik - Ist

#PendakiCantik – Pendaki wanita yang videonya viral karena memetik bunga edelweiss di Gunung Lawu, Karanganyar akhirnya meminta maaf.

Bersama keluarga, teman dan perangkat desa tempat tinggalnya, pendaki wanita yang tidak disebutkan namanya tersebut datang ke Basecamp Candi Cetho pada Rabu (16/9/2020).

Kedatangannya tak lain untuk meminta maaf atas perbuatannya memetik bungan edelweis di jalur pendakian Gunung Lawu hingga berita viral.

Relawan, Dian Dwi Saputro menyampaikan, pendaki wanita itu didampingi keluarga, teman dan perangkat desa telah datang ke Basecamp Candi Cetho untuk menyatakan permintaan maaf pada Rabu (16/9/2020).

Daerah Asal Pendaki

Pendaki wanita yang datang meminta maaf itu diketahui berasal dari Ngrabe Ngawi, Jawa Timur. Kejadiannya sendiri terjadi pada 13 September 2020.

Pada waktu itu ia mendaki lewat Jogorogo wilayah Ngawi, yang jika ditelusuri akan tembus ke Pos Lima jalur pendakian Cetho.

Dian menjelaskan bahwa karena sudah ada etika baik dengan datang ke basecamp pendakian, kejadian itu diselesaikan secara kekeluargaan.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan pendaki wanita itu, bunga edelweis yang dibawa itu sudah patah dan jatuh. Kondisinya pun sudah kering.

Keterangan Pemetik Edelweiss

Pemetik Edelweiss di Gunung Lawu Diblacklist Lima Tahun
Foto: Pendaki Cantik – Ist

Sewaktu menemukan bunga yang diklaim sudah kering itu, sebenarnya ketua rombongan pendaki sudah melarang yang bersangkutan membawa bunga itu.

Ketika ditegur karena membawa bung tersebut, ia pun hanya menjawab dengan singkat dan terkensan bersikap tidak peduli dengan orang yang menegur.

Hal yang disayangkan adalah pemetik itu tidak langsung memberi klarifikasi soal kondisi bunga tersebut di lokasi kejadian dan malah mengabaikan teguran.

Sanksi Tegas Bagi Pemetik

Pemetik Edelweiss di Gunung Lawu Diblacklist Lima Tahun
Foto: Pendaki Cantik – @mountnesia

Sebagai konsekuensi dari kejadian itu, pendaki wanita dikenakan sanksi dengan membuat surat pernyataan, push up 100 kali dan diblacklist dari jalur pendakian yang masuk wilayah Karanganyar.

Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Nardi menambahkan, pernyataan permintaan maaf itu sudah disampaikan ke pihak Perhutani.

Nardi menuturkan, pendaki wanita itu diblacklist dari jalur pendakian wilayah Karanganyar selama lima tahun.

Kronologi Kejadian

Dilansir dari Kompas.com sebelumnya, media sosial Instagram kembali diramaikan dengan video viral seorang pendaki memetik bunga Edelweis di jalur pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho, Karanganyar.

Video berdurasi 30 detik itu menunjukkan seorang pendaki pria tengah merekam aktivitas pendaki wanita yang memetik bunga berjuluk bunga abadi.

Memetik Edelweis memang dilarang dan ada peraturan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 yang mengaturnya.

Selain itu, seseorang yang memetik bunga Edelweis juga melanggar UU Nomor 41 Tahun 1999 dengan ancaman penjara paling lama satu tahun dan denda maksimal Rp 50 juta.

Memetik bunga Edelweis dilarang karena tumbuhan ini termasuk langka dan dilindungi.