Padat, Banyak Orang Kecewa dengan Pendaki Gunung Cikuray

Padat, Banyak Orang Kecewa dengan Pendaki Gunung Cikuray
Foto: Pendaki Cantik - Instagram/@jejak_pendaki

#PendakiCantik – Sebuah video viral memperlihatkan keramaian para pendaki di puncak Gunung Cikuray, Jawa Barat, pada Minggu (28/6) pagi.

Tidak terlihat adanya upaya para pendaki untuk menjaga jarak, saat mereka berbondong-bondong melihat matahari terbit (sunrise).

Di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, aturan menjaga jarak nampaknya masih begitu sulit untuk bisa diterapkan masyarakat, khususnya bagi para pencinta Wisata pendakian gunung.

Padat, Banyak Orang Kecewa dengan Pendaki Gunung Cikuray
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@mariamitsura

Selain tidak memerhatikan jaga jarak, para pendaki juga banyak yang tidak menggunakan masker, yang mana hal itu sudah menjadi aturan wajib yang harus dilakukan setiap orang di masa new normal.

Video viral terkait keramaian pendaki di puncak Gunung Cikuray dibagikan oleh akun instagram @ jejak_pendaki, dengan caption “corona mukbang, allahuma lakashumtu”.

Ratusan komentar warganet pun membanjiri akun instagram yang menceritakan kegiatan pendakian gunung tersebut.

Mayoritas warganet menyayangkan serta menyesalkan sikap para pendaki yang tak tahu aturan demi sebuah konten untuk sosial media.

“Tunggu kasus positif corona cluster pendaki Cikuray,” sindiran menohok dari akun @ancusiregar.

“Corona senang melihat ini dan WHO menangis melihat warga negara Indonesia,” timpal akun @rendy_sunendy7.

Akibat video tersebut, tidak sedikit pula warganet yang ada niat mendaki gunung menjadi malas dengan situasi yang terjadi di Gunung Cikuray.

“Yah gak enak banget, rebahan lagi aja ah di rumah,” tulis komentar dari akun @fa.tih12.

“Tahun depan ajalah nanjaknya biar gak rame,” ungkap akun @m.akbar0967.

Padat, Banyak Orang Kecewa dengan Pendaki Gunung Cikuray
Foto: Pendaki Cantik Gunung Cikuray – Instagram/@rizannisanggraeni

Terkait keramaian di puncak Gunung Cikuray ini di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi belum ada klarifikasi dari pihak manapun.

Gunung Cikuray sendiri memang telah diziinkan buka kembali sejak 8 Juni yang lalu, melalui jalur pendakian Pemancar.

Meski telah dibuka, pihak Gunung Cikuray tetap menerapkan standar protokol kesehatan COVID-19 yang berlaku.

Berikut protokol kesehatan di Gunung Cikuray yang dikeluarkan pihak pengelola:

Padat, Banyak Orang Kecewa dengan Pendaki Gunung Cikuray
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@isadorantan

1. Wajib menggunakan masker

2. Wajib melakukan pengecekan suhu tubuh di area masuk Gunung Cikuray.

3. Wajib mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer.

4. Tetap menjaga jarak (social distancing/ physical distancing) dengan jumlah personil maksimum 1 grup terdiri hanya 10 orang.

5. Untuk pendaki yang kurang sehat atau mengalami gejala-gejala tertentu akan segera ditangani satgas penanganan COVID-19.

6. Pendaki harus membawa surat kesehatan dari dokter.

7. Pendaki harus tetap menjaga kesehatan dan kebersihan agar stamina dan imun tubuhnya terjaga.

8. Setiap cottage yang sudah disediakan pengelola sebelum dan sesudah digunakan pengunjung selalu disemprotkan disinfektan untuk memberikan kenyamanan.

9. Setiap kendaraan wajib disemprotkan disinfektan atau sejenisnya.