Operasi SAR Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Lawu Dihentikan

Operasi SAR Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Lawu Dihentikan
Foto: Pendaki Cantik -

Pendakicantik.com – Operasi Search and Rescue (SAR) pencarian terhadap korban pendaki ritual yang hilang di Gunung Lawu, Ali Rahmatullah (48) warga desa Minggiran, Papar, Kediri akhirnya ditutup pada Senin (31/10/2022).

Selama tujuh hari operasi SAR, petugas tidak menemukan tanda atau petunjuk mengenai keberadaan korban yang bekerja sebagai sales pabrik kecap di Karanganyar Jawa Tengah itu.

Baca Juga: Gunung Kencana Bogor: Pastikan Segalanya Fit pas Mampir ke Sini

Komandan Tim Ops SAR Eko Aprianto membenarkan informasi tersebut jika petugas sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga Ali, berhubung sekitar 300 Hektar lahan di kawasan puncak Gunung Lawu sudah disisir dan tidak mendapatkan petunjuk.

Dari pihak keluarga korban pun memilih pasrah dan mengikhlaskan jika seandainya Ali tidak ditemukan.

Operasi SAR Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Lawu Dihentikan

“Ops SAR pencarian pendaki ritual yang diduga hilang di Gunung Lawu sudah kami hentikan per Senin 31 Oktober 2022 pukul 16.00 WIB. Operasi SAR telah dilaksanakan selama 7 hari dan seluruh Search Area sudah dilakukan pencarian dan tidak ada tanda tanda korban ditemukan. Maka berdasarkan Koordinasi dengan Keluarga Korban, Instansi terkait dan Potensi SAR, Ops SAR diusulkan untuk dihentikan dan ditutup,” jelas Eko Aprianto, Senin (31/10/2022) sore.

Baca Juga: Gunung Edgecumbe: Gunung Api Kembali Aktif setelah Tertidur Ratusan Tahun

Pencarian Korban Hilang Dihentikan

Selama proses jangkauan pencarian bukan hanya jalur pendakian resmi seperti Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, Candi Cetho, Tambak Ngargoyoso, dan Jogorogo. Pencarian juga dilakukan di sejumlah jalur tikus yang kerap digunakan pendaki ritual untuk naik turun gunung. Termasuk, di area hutan masuk Desa Ngiliran, Panekan, Magetan.

“Kami sudah cari di jalur resmi dan termasuk jalur yang diduga jalur tikus, tidak ada tanda-tanda sama sekali. Hasil pencarian sampai hari ketujuh nihil,” ungkapnya.

Pihak keluarga Ali juga tidak meminta perpanjangan waktu pencarian. Keluarga Ali sudah pasrah dan mengikhlaskan jika tidak ditemukan.

Foto: Pendaki Cantik –

“Berbeda dengan pencarian terhadap Alvi Kurniaan yang hilang pada 2018 lalu, biaya untuk perpanjangan waktu pencarian ada yang menanggung. Berhubung kali ini tidak ada yang sanggup menanggung dan keluarga sudah ikhlas, akhirnya pencarian pun kami tutup,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pendaki Gunung Lawu dilaporkan hilang sejak 18 Oktober 2022 bernama Ali Rahmatullah (48) warga Dusun Rejowinangun, Desa Minggiran Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Pria itu adalah pendaki ritual yang naik via Jalur Pendakian Cemoro Sewu pada 15 Oktober 2022 pukul 17.10 WIB. Tidak ada rombongan, dia naik sendirian untuk melakukan ritual di Puncak Gunung Lawu.

Exit mobile version