Mengukir Jejak Wisata ke Banyu Anjlok

Oleh-oleh cerita dari seorang Pendaki Cantik sepulang berlibur dari Banyu Anjlok.

Mengukir Jejak Di Banyu Anjlok
Banyu Anjlok - Ist.

Banyu Anjlok artinya air yang jatuh/terjun, adalah nama sebuah kawasan wisata pantai yang terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Keunikan wisata Banyu Anjlok adalah adanya air terjun yang menyatu dengan pantai.

Jadi, apabila berwisata ke Banyu Anjlok, kamu akan mendapat dua pemandangan sekaligus, yakni air terjun dan lautan. Kamu juga bisa berenang di dua jenis air yang berbeda, air tawar dan air asin. Keren, bukan?

Tidak heran jika di Jawa Timur, khususnya di seputaran Malang, Banyu Anjlok menjadi salah satu tempat wisata favorit. Nah, ini ada oleh-oleh cerita dari seorang Pendaki Cantik, @septiaaca, yang beberapa waktu lalu berkesempatan untuk berlibur ke sana.

Baca: Jejak Pendakian Gunung Gede – Pangrango

Jejak di Banyu Anjlok

Aku pergi sama keluargaku ke Banyu Anjlok hari Senin, 28 desember 2015, jam 5 pagi. Perjalanan sekitar 5 jam dan kita nyampe jam 10 siang. Nyampe deh kita di pantai Lenggoksono.

Menikmati indahnya pantai sama keluarga akuu, itu suatu kesyukuran yaaaa. Sudah lumayan lama kita main-main di pantai Lenggoksono, barulah kita melanjutkan perjalanan ke Banyu Anjlok.

 Air Terjun Banyu Anjlok
View Air Terjun Banyu Anjlok | @nailafrida

Kita pergi pake ojek. Awalnya aku bingung kenapa naik ojek? Kenapa gak pake mobil yang tadi keluarga aku pake. Ternyata pas udah diojek dan lagi perjalanan, aku baru tau alesannya kenapa naik ojek.

Ternyata jalanannya cuma sepetak. Udah gitu ojeknya gilaaaa banget; di jalan yang sekecil itu,gak ada kata ngerem bagi ojeknya. Dia juga ga nurunin kaki sekalipun. Padahal kiri aku itu jurang; kanannya tebing besar.

Jalanannya layaknya gunung aja gitu, naik-turun, kanan-kiri. Dan ngebut!! Ngebut banget! Sampe kalo dari tanjakan ke turunan itu sampe melayang…haha. Aku teriak-teriak di jalan sambil meluk ojeknya. Udah ga mikir apa-apa lagi deh. Tapi seruuuu, seru banget!!

Wisata ke Banyu Anjlok

Setelah itu, sekitar 25-30 menit aku nyampe di Banyu Anjlok. Dan wow!! Semua rasa capenya terbayar sudah. Banyu Anjlok itu atasnya air terjun pantai Lenggoksono. Jadi, kita berenang, main air. Kita bisa lihat keindahan pantai Lenggoksono dari atas.

Wisata Air Terjun Banyu Anjlok
Wisata Air Terjun Banyu Anjlok | @oshind_due

Untuk pertama kalinya aku lihat campuran warna ijo, biru tua, dan biru muda di pantai dengan jelas dari atas. Aku dan keluargaku berenang, main air, foto-foto, dan seru-seru bareng di sana.

Setelah sudah lumayan lelaahh dan waktu juga sudah menunjukkan pukul 13:00, akhirnya kami pulang. Tapiii, perjalanan aku dan keluargaku belomm selesai sampai sinii.

BacaDatang Bulan Saat Mendaki? Ini Tipsnya

Kunjungan ke Masjid Tiban

Di keadaan kita yang belom beribadah, akhirnya kita memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke masjid Tiban yang terkenal di Malang. Sebelumnya aku juga belom pernah ke sana dan aku juga pernah denger nama masjid itu.

Aku diceritain sama saudara aku kalau itu dari bahasa Jawa “Tiban” yang artinya datang secara tiba-tiba. Dan kami pun telah tiba di masjid Tiban pukul 16:00.

Dengan rasa terkagum, akupun ingin cepat-cepat masuk ke dalam masjid itu. Masjid yang sangat megah! Perpaduan antara warna biru dan putih, membuat masjid itu terasa sangat damai di hati.

Konon, masjid itu dipercaya oleh masyarakat luas bahwa masjid itu dibangun oleh tentara jin. Karna tidak ada yang pernah tahu unsur-unsur darimana masjid Tiban itu dibangun. Karna masyarakat yang sudah tinggal lama di daerah situ juga tidak pernah melihat adanya alat berat atau benda-benda bangunan lainnya yang datang.

Pantai Banyu Anjlok
View Pantai Banyu Anjlok | @sultanhasanm

Secara masjid itu sangat megah, pastinya harus membutuhkan alat berat. Masjid Tiban itu dibangun diantara pemukiman penduduk yang sangat padat. Makanya masjid itu tidak terlalu bisa dilihat. Kalau dari jalan raya, kita masih bisa melihat menaranya yang menjulang tinggi dan indah itu.

Peta Wisata Banyu Anjlok

Singkat cerita, pada saat aku sampai, gerbang yang hampir 30 meter itu ditutup untuk beberapa menit karena masih ada solat berjamaah. Jadi kami menunggu tidak terlalu lama, lalu kami mencari tempat parkir.

Dan setelah ituuu, kami solat dan selesai solat aku dan keluargaku berfoto-foto di sekitar daerah masjid itu. Aku sangat bersyukur bisa mengunjungi dan melihat masjid yang terkenal di Indonesia itu. Suatu kesyukuran bagi diri aku sendiri.

Hati aku sangat tenang dan damai pada saat aku berada di situu. Walaupun bangunan luarnya yang begitu megah, tetapi bangunan dalamnya belom jadi seutuhnya. Karna yang aku dengar, masjid itu hanya dibiayai oleh santri-santri yang ada di masjid itu.

Wisata Pantai Banyu Anjlok
Wisata Pantai Banyu Anjlok | @tikatikps

BacaAku dan Kenangan di Puncak Gunung

Oiya, aku hampir lupa. Masjid Tiban juga dijadikan sebagai pesantren. Yang dinamakan Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah yang murni dibangun oleh para santri dan jamaah-jamaah.

Makanya masjid ajaib itu belom selesai sampai sekarang karna dibangun sangat pelan-pelan. Suatu kebanggaan tersendiri Indonesia mempunyai masjid seperti masjid Tiban tersebut.

Bagi teman-teman yang kebetulan singgah di Malang dan tertarik ingin mengunjungi Banyu Anjlok, intip dulu nih, peta menuju ke sana. Sekedar saran, jika ingin berkunjung pada hari libur, pastikan untuk berangkat lebih awal untuk menghindari macet.

*Sharing Pendaki Cantik: @septiaaca