Mengenal Gunung Kerenceng yang Masih Alami dan Sepi Pendaki

Mengenal Gunung Kerenceng yang Masih Alami dan Sepi Pendaki
Foto: Pendaki Cantik - @amelliap2412

#PendakiCantik – Gunung Kerenceng yang terletak di perbatasan antara Cicalengka dan Sumedang, Jawa Barat ini merupakan salah satu gunung yang mempunyai karakteristik tersendiri.

Gunung ini masih terbilang belum ramai oleh pendaki-pendaki, oleh karena itu gunung ini juga belum ada yang mengelola.

Gunung dengan ketinggian 1.765 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini disebut beberapa pendaki sebagai gunung kecil-kecil cabe rawit.

Pasalnya, gunung yang tidak terlalu tinggi ini memiliki jalur yang cukup menantang dengan dipenuhi oleh rerumputan dan memiliki banyak cabang.

Lokasi dan Rute Gunung Kerenceng

Mengenal Gunung Kerenceng yang Masih Alami dan Sepi Pendaki
Foto: Pendaki Cantik – @putrimrtn

Gunung Kerenceng berlokasi di Sukajaya, Kec. Sumedang Kabupaten Sumedang, Jawa Barat

Rute menuju Gunung Kerenceng sangat mudah diakses, bahkan dekat dengan pasar Cicalengka yang bisa dimanfaatkan untuk belanja keperluan logistik.

Dengan transportasi umum. Dari Jakarta naik bus arah Bandung Terminal Leuwi Panjang.

Dilanjutkan naik bus arah Garut dan turun di Baypass Cicalengka, dari pasar Cicalengka disambung dengan naik ojek menuju Kampung Jambuaer.

Sementara jika menggunakan kereta turun di Stasiun Cicalengka, lalu disambung dengan naik ojek menuju Kampung Jambuaer.

Sejarah Gunung Kerenceng

Mengenal Gunung Kerenceng yang Masih Alami dan Sepi Pendaki
Foto: Pendaki Cantik – @fitriirmaa_

Setiap Gunung pasti punya sejarah dan cerita tersendiri sama hanya dengan Gunung Kerenceng.

Menurut kamus bahasa Sunda susunan RA Danadibrata halaman 333 menyebutkan bahwa Kerenceng berarti Gengge Raranggeuyan, Gengge Beunang Niiran, Loceng, Kirincing.

Gengge sendiri bisa diartikan secara bebas yaitu Gelang kaki dan Raranggeuyan bisa berarti banyak.

Sedangkan Gengge Beunang Niiran bisa diartikan Gelang kaki yang disusun dengan cara ditusuk seperti sate.

Sedang kata Loceng berarti Lonceng dan Kirincing bisa berarti bunyi Kirincing. Dahulu Gunung Kerenceng merupakan tempat tinggal Eyang Panggung Jaya Kusumah.

Akses Menuju Puncak

Mengenal Gunung Kerenceng yang Masih Alami dan Sepi Pendaki
Foto: Pendaki Cantik – @semenanjung.lasmini

Pendakian ke gunung ini dimulai dari Kampung Jambuaer ataupun Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung.

Selain Kampung Jambuaer, ada satu titik pendakian yang bisa kalian mulai yaitu melalui Kampung Situhiang, Desa Tegalmanggung Kecamatan Cimanggung.

Untuk mendaki gunung ini, kalian akan menempuh perjalanan kurang lebih 2-4 jam perjalanan dengan kontur jalan menanjak yang cukup menguras tenaga tanpa ada jalur landai atau biasa disebut oleh pendaki ‘bonus’.

Sementara untuk menuju puncaknya, kalian akan melalui jalur sempit yang hanya bisa dilalui oleh satu orang dengan jurang ada di sisi kiri dan kanan.

Adapun untuk mendirikan tenda atau camp, di gunung ini tersedia lahan untuk sekira 3 tenda.