Kiat Mendaki Gunung di Era New Normal

Kiat Mendaki Gunung di Era New Normal
Foto: Pendaki Cantik - Instagram/@dyahhayu.as

#PendakiCantik – Mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan yang paling dirindukan ketika pandemi. Kini saat memasuki New Normal mimpi menghirup udara gunung dengan kesejukkannya yang khas jadi kenyataan.

Walau demikian, mendaki gunung di masa saat ini tidaklah sama seperti sebelumnya. Ada banyak hal yang harus kamu perhatikan sebelum bisa menggapai puncak gunung yang ada di Indonesia.

Dalam webinar Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) bertajuk “Mendaki Gunung Aman dan Sehat pada Masa Pandemi” beberapa waktu lalu, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan saat mendaki gunung di era new normal.

Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

1. Melakukan Riset

Kiat Mendaki Gunung di Era New Normal
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@dwlssstii_

Hal ini menjadi penting saat ingin mengunjungi destinasi wisata alam. Sebagai bahan interpretasi kamu mengenai destinasi yang jadi tujuan.

Kamu akan mempunyai pegangan mengenai kondisi sosial adat dan budaya setempat, tata dan aturan yang berlaku, status kawasan, dan lainnya.

Menurut salah satu pendaki berpengalaman sekaligus anggota FMI, Harley B. Sastha, riset menjadi penting sebelum mendaki saat new normal, terlebih pada masa pandemi ini.

Sebab, kamu dapat mengetahui atau mencari tahu, apakah kamu berasal dari zona merah atau hijau atau berapa tempat yang masuk zona juga, yang kemungkinan akan dilalui saat menuju awal pendakian.

Sebaiknya cari tahu, patuhi dan ikuti aturan protokol kesehatan daerah setempat.

2. Mengikuti Protokol Kesehatan yang Berlaku

Kiat Mendaki Gunung di Era New Normal
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@lailatulqod_

Beberapa tempat wisata, termasuk wisata alam pun mulai dibuka dengan memberlakukan aturan atau protokol kesehatan. Begitu pun saat mendaki gunung.

Meski kegiatan ini cenderung berada di alam liar atau outdoor, potensi penyebaran virus COVID-19 tetap bisa terjadi.

Oleh sebab itu, pendaki wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, serta mulai membiasakan diri untuk selalu menjaga kebersihan.

Dr Spesialis Kedokteran Olahraga Royal Sports Centre, Sophia Hage, mengungkapkan bahwa pendaki harus tetap mengutamakan keselamatan diri dan orang lain.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pendaki wajib menggunakan masker. Karena penggunaan masker adalah salah satu cara dari beberapa langkah penurunan risiko infeksi COVID-19.

3. Menerapkan Jaga Jarak

Kiat Mendaki Gunung di Era New Normal
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@ratihsukmaresi

Tips lainnya adalah pendaki harus menerapkan physical distancing atau menjaga jarak antara satu dengan yang lain.

Protokol kesehatan bukan hanya terkait memakai masker, membawa masker, ganti masker, tetapi juga jaga jarak minimal dua meter di lokasi yang memang kita bergerak. Di lokasi yang kita diam satu meter cukup.

Misalkan pendaki harus mendaki dan membuka masker, setiap individuu jaraknya harus dua meter.

Sebab, mendaki gunung yang menjadi salah satu olahraga dengan intensitas yang tinggi membuat droplet bisa terdorong semakin jauh.

Pendaki juga diimbau untuk menghindari kerumunan dan jangan mendaki lebih dari lima orang.

4. Bawa Perlengkapan Sendiri

Kiat Mendaki Gunung di Era New Normal
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@salshabilaftr

Pandemi virus corona bisa menyebar lewat benda-benda yang terpapar oleh virus tersebut. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk membawa perlengkapan sendiri.

Jangan saling pinjam peralatan. Gunakan perlengkapan olahraga sendiri, seperti botol minum, dan barang bawaan pribadi (handuk, pakaian).

5. Perhatikan Kondisi Kesehatan

Kiat Mendaki Gunung di Era New Normal
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@silviaptrrhmwt

Mendaki gunung membutuhkan persiapan yang tidak sedikit. Selain peralatan yang mumpuni, kondisi kesehatan juga menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan dengan matang. Apalagi, saat hendak mendaki gunung saat pandemi COVID-19.

Kenali diri sendiri dulu, kalau tidak sehat pendakian bisa ditunda sampai sembuh. Jadi yang penting sehat dan tidak merugikan orang lain.

Kalaupun ingin mendaki perhatikan kesehatan diri sebelum berangkat, saat berangkat, dan perhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

6. Lakukan One Day Trip

Kiat Mendaki Gunung di Era New Normal
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@tian_oke

Saat pandemi sebaiknya kamu tidak melakukan pendakian yang terlalu berat. Selain itu, direkomendasikan untuk tidak menginap terlebih dahulu.

Jangan melakukan pendakian lebih dari satu malam. Lebih baik one day trip saja atau tidak sampai menginap.

Bayangkan saja kalau kita menginap satu ruangan atau satu area itu, entah pakai tenda atau tidak ada orang di situ, memungkinkan atau tidak dengan tenda masing-masing.

Meski demikian, di luar negeri telah ada beberapa taman nasional yang menerapkan sistem kalau mau menginap satu tenda itu maksimal dua orang yang satu keluarga. Kalau yang tidak keluarga, satu tenda satu orang.

7. Kelompok Pendakian Kecil

Kiat Mendaki Gunung di Era New Normal
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@yvndaa

Terakhir, sebaiknya kamu tidak melakukan pendakian dengan jumlah anggota kelompok yang besar di luar dari keluarga atau orang yang benar-benar dekat. Lebih baik mendaki dengan kelompok kecil.

Sebab, mendaki dengan jumlah besar tentu juga menambah besar potensi penyebaran virus corona.

Apalagi, beberapa gunung juga telah memberlakukan aturan baru, di mana jumlah pengunjung dibatasi dalam beberapa kelompok tertentu sekali mendaki.*