Pendakicantik.com – Ketika Harus Memilih: Antara Hobi dan Pasangan – Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan dan hanya harus memilih salah satunya, mana yang akan kamu pilih? Hmmm.

Setiap dari kita pasti memiliki hobi atau bakat dalam diri kita. Hobi itu bermacam-macam, bahkan ada yang ekstrim dan berbahaya, namun mengasyikkan. Mendaki gunung, misalnya.

Baca Juga: 10 TIPE PENDAKI GUNUNG BERDASARKAN SIKAPNYA SAAT MENDAKI

Ketika Harus Memilih: Antara Hobi dan Pasangan
Foto: Pendaki Cantik – @virnidesiana

Ketika Kamu Harus Memilih: Antara Hobi dan Pasangan

Terkadang, hobi yang ditekuni ditantang oleh orang-orang terdekatnya. Bisa keluarga, teman, lingkungan, bahkan pasangan atau jodoh. Tak heran, jika banyak dari para pendaki cantik berharap, semoga jodohnya bisa menerima hobinya sebagai seorang pendaki pendaki atau pencinta alam.

Yang jadi pertanyaan kemudian adalah bagaimana jika nantinya pasangan tersebut tidak bisa menerima hobi kekasihnya mendaki gunung? Bagaimana sikapmu sebagai seorang Pendaki ketika harus dihadapkan pada sebuah pilihan, memilih jodoh atau hobi?

Berikut beberapa isi curahan hati para pendaki gunung khususnya pendaki cewek tentang alam dan pasangannya. Dengan membaca tulisan singkat ini, semoga kamu akan lebih bisa memahami kerinduan terdalam seorang Pendaki terhadap pasangannya.

Soal Hobi Selalu Didukung Oleh Orang-orang Tercinta (Terdekat)

Alhamdulillah, selama ini hobi saya didukung oleh teman dan juga keluarga. Pacar saya punya hobi yang sama juga, orang tua mendukung, lingkaran teman juga. Kalau kata pepatah, semesta mendukung hehe. Tapi ketika saatnya tiba, misalkan saya akan dilamar oleh calon suami saya dan saya tidak diijinkan lagi untuk nanjak alias naik gunung, suka atau tidak, saya akan mengikuti.

Karena tugas utama seorang wanita adalah melayani dan menuruti perkataan suaminya, bukan? Ha ha…

Ketika Harus Memilih: Antara Hobi dan Pasangan
Foto: Pendaki Cantik – @jarliyah_

Tidak Suka Ketika Hobi Dikekang

“Pertama ketemu saat kita mendaki ke Gunung Prau berkelompok. Ada 5 orang, dia newbie yang baru naik dan singkatnya, sekembalinya dari Prau muncul benih-benih suka dan mungkin sudah jatuh hati hehehe… Dia mengajak taarufan dan mengajak nikah juga. Agak goyah juga. Tapi pada akhirnya gagal karena diua berubah pikiran karena katanya cewek tidak boleh keluar rumah sendiri apalagi seperti hobi yang tengah saya geluti ini.

Karena saya keras kepala dan tetap jalanin hobi saya. Saya hanya mengatakan, ini adalah hobi saya, saya tidak bisa menjadi apa yang kamu ingin dan harapkan. Jika cocok, maka Tuhan akan mendekatkan kita kembali. Jadi akhirnya kehilangan kontak.”

Jodoh Seharusnya Mendukung Hobi

“Kalau saya memilih hobi,karena itu salah satu hal yang paling saya senangi. Dan sebaiknya pasangan harus mendukung, bukan menahan dan membatasi jangkauan gerak gerik kita.”

Ketika Harus Memilih: Antara Hobi dan Pasangan
Foto: Pendaki Cantik – @ayucandrakiranaa

Dapat Jodoh Sehobi Itu Berkah

Berlapis berkah karena dapat jodoh yang suka gunung juga. Saya lebih suka menikah dulu. Adapun hobi, saya akan memperkenalkan pasangan saya ke alam. Mari jatuh cinta dengan alam.Terus berjalan di alam bersama. Itu banyak harapan, hahaha…

Sesuaikan dengan agama yang baik, akhlak yang baik. Kalau akhlaknya baik, saya yakin semuanya akan baik-baik saja, apalagi dengan saya, istrinya kelak. Saya selalu yakin, apa yang saya inginkan, apalagi jalan-jalan di alam, dia pasti akan mengikuti.

Kalau Kamu, gimana??

Ketika Harus Memilih: Antara Hobi dan Pasangan
Foto: Pendaki Cantik – @xdiaryrtiar

Demikian curahan hati Para Pendaki Cantik: Ketika Harus Memilih: Antara Hobi dan Pasangan. Jika punya pendapat yang berbeda silakan tulis di kolom komentar yaaa..

Share.