Hanya Warga Jateng yang Diizinkan untuk Mendaki Gunung Lawu

Hanya Warga Jateng yang Diizinkan untuk Mendaki Gunung Lawu
Foto: Pendaki Cantik - Instagram/@adeviaskk_

#PendakiCantik – Pada era new normal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, Jawa Tengah mulai membuka destinasi wisata, termasuk pendakian ke Gunung Lawu.

Namun wisatawan masih dibatasi hanya untuk masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto, mengatakan jalur pendakian melalui pintu utama telah dibuka sekitar sepekan lalu.

Masyarakat, terutama para pecinta wisata alam bisa menikmati indahnya gunung yang ada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut.

Jalur Pendakian

Hanya Warga Jateng yang Diizinkan untuk Mendaki Gunung Lawu
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@caplin_rosyadi

Adapun jalur pendakian yang dimaksud Titis adalah jalur Cemoro Kandang yang sebelumnya ditutup selama 3 bulan akibat pandemi Covid-19.

Sejak pekan lalu jalur tersebut telah dibuka kembali tetapi izin pendakian hanya diberikan kepada warga yang ber-KTP Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Meski demikian, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk setiap pengunjung.

Demikian juga dengan jumlah orang yang ada di area, hanya diperbolehkan maksimal 50 persen dari daya tampung.

Standar New Normal

Hanya Warga Jateng yang Diizinkan untuk Mendaki Gunung Lawu
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@annisakhulud_

Jumlah pengunjung juga dbatasi maksimal hanya 50 persen. Pendaki harus menyiapkan perlengkapan standar new normal, seperti membawa sabun, menggunakan masker, dan harus menjaga jarak atau physical distancing.

Selain jalur utama Cemoro Kandang, sebelumnya pihaknya juga telah membuka jalur pendakian melalui Candi Cetho.

Pembukaan jalur Cetho, dilakukan setelah mendapatkan izin dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), Jawa Tengah.

Titis menambahkan, usai dibuka selama sepekan, pendakian ke gunung yang memiliki ketinggian 3.265 mdpl itu belum maksimal.

Hingga saat ini jumlah pengunjung baru sekitar 30 persen. Pendaki yang melalui jalur Cetho misalnya, baru tercatat 420 orang.

Penjelasan Bupati

Hanya Warga Jateng yang Diizinkan untuk Mendaki Gunung Lawu
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@jihanamara99

Pada kesempatan sebelumnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono menegaskan, pendakian ke Gunung Lawu tidak akan ditutup setelah peristiwa penyerangan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni, Minggu (21/6) lalu.

Pemkab Karanganyar, lanjut dia, tetap akan memandu para relawan yang membersihkan jalur pendakian dari Cemoro Kandang ke puncak Gunung Lawu. Sehingga saat dibuka untuk umum nanti, jalurnya sudah tertata.

Polres Karanganyar sebelumnya melakukan aksi susur gunung. Itu artinya membersihkan jalur pendakian yang selama ini tertutup oleh rumput dan lain-lain supaya semua pendaki nanti aman dan nyaman.*