Gunung Kawi: Antara mistis Dan View Yang Indah

Gunung Kawi: Antara mistis Dan View Yang Indah
Foto: Pendaki Cantik -

Pendakicantik.com – Gunung Kawi yang sangat terkenal dengan legendanya sebagai tempat pesugihan, membuat banyak orang seakan enggan untuk mendatanginya. Padahal yang dipakai orang buat ritual itu hanya di kaki gunung saja, tepatnya di desa Balesari, Kecamatan Ngajum. Tempat ini sering dikenal dengan nama basecamp Keraton.

Di tempat itu terdapat tempat ibadah semua agama yaitu Hindu, Islam, Kristen, Budha. Yang datang ke tempat itu pun dari berbagai daerah.

Di balik semua itu, gunung Kawi memiliki jalur pendakian yang cukup menguras tenaga dengan estimasi waktu sekitar 8 sampai 12 jam pendakian. Lamanya pendakian tetap disesuaikan dengan kemampuan fisik tiap pendaki yang ingin naik dan tergantung kondisi jalur yang dilewati untuk bisa sampai di puncak.

Baca juga: SANO NGGOANG, SURGA TERSEMBUNYI DIBALIK BUKIT

Gunung Kawi: Antara mistis Dan View Yang Indah
Foto: Pendaki Cantik –

Gunung Kawi: Antara mistis Dan View Yang Indah

Meskipun tergolong lumayan panjang tetapi variasi trek yang akan dilalui sangat beragam dan vegetasinya berubah sesuai ketinggian.

Sekilas Tentang Gunung Kawi

Menurut sejarah, Gunung Kawi memiliki nama kuno yaitu Kawitan. Kawitan berarti asal mula, bapa-biyung (Jawa, Bali,Sunda), Ibu-Bapa (Banjar), mungkin masih banyak lagi daerah yang memberikan arti yang hampir sama. Gunung yang memiliki ketinggian 2.603 mdpl ini terletak di wilayah provinsi Jawa Timur.

Ada yang unik dimana dilarang mendaki dengan jumlah ganjil, misalnya 3,5, dan seterusnya. Bukan artinya tidak boleh naik, bukan pula harus meninggalkan 1 orang teman. Ada cara simbolis yang harus dilakukan kalau rombongan berjumlah ganjil, yaitu sebelum sampai di pos 1, salah satu teman harus digorok (secara simbolis, bukan beneran yaa).

Ini hanya untuk menjadikan jumlahnya genap. Hanya itu saja. Kepercayaan masyarakat setempat, sebaiknya tetaplah untuk menghormati dan lakukan saja aturan dan kebiasaan warga agar selamat sampai tujuan.

Estimasi Pendakian Gunung Kawi

Basecamp Pos 1- Pos 2

Trek awalmasih datar melewati ladang penduduk dengan berbagai tanaman sayur, kemudian masuk hutan pinus milik perhutani. Memasuki hutan pinus, trek mulai nanjak tanpa henti dan berjalan sekitar 2,5 kilometer  untuk bisa sampai di pos 1.

Jarak antara pos sangat jauh dan trek sangat licin di musim hujan.Sebelum sampai pos 1 akan terlihat sebuah pipa paralon bocor untuk menambah perbekalan air minum. Tersedia selang untuk bisa menampung air dan jangan kembalikan ke tempat jika sudah dipakai.

Kemudian bisa lanjutkan perjalanan ke pos 2. Jarak dari pos 1 ke pos 2 sekitar 1,5km dengan jalur trek yang licin apalagi di saat musim hujan. Sebelum sampai pos 2, akan ada lagi pipa paralon bocor kedua dan sebagai sumber persediaan air yang terakhir. Jika sudah lelah, bisa buka tenda dan istirahat dan sesuai informasi kalau hanya di pos 2 yang lahan untuk pasang tenda yang lumayan lebar dimana bisa menampung 5- 6 tenda kapasitas 4.

Gunung Kawi: Antara mistis Dan View Yang Indah
Foto: Pendaki Cantik –

Pos 2 – Pos 3

Di pos 3 hanya memuat 2 tenda kapasitas 2 dan di puncak Batu Tulis yang cukup nyaman dan lebar  bisa menampung 10-15 tenda kapasitas 4. Trek dari pos 2 menuju pos 3 cukup sulit. Dengan jarak sekitar 1 kilometer dan trek yang menanjakbaru tiba di pos 3. Di pos 3, selain area camp yang sempit, vegetasinya beragam. Ada pinus, pohon-pohon besar, dan ada pula bunga Edelweis.,

Pos 3 – Puncak Batu Tulis

Setelah pos 3, tantangan pendakian baru dimulai. Dari pos 3 menuju puncak trek yang akan dilalui sangat sulit dimana tanjakan sangat sulit dan jalurnya pun sangat licin. Tanjakan yang membuat lutut bertemu dada dengan jarak langkah cukup tinggi. Perlu waspada, fokus, dan hati-hati biar tidak jatuh.

Dengan trek yang sangat licin apalagi jika mendaki dimusim hujan membuat perjalanan makin lambat. Jarak dari pos 3 ke puncak Batu tulis sekitar 700 meter dengan jalur pendakian yang sangat berbahaya.

Di puncak terdapat gundukan tanah dengan susunan batu. Ada sebuah batu memanjang yang sudah terbelah menjadi dua bagian dan di batu tersebut terdapat ukiran aksara yang sudah bisa terbaca dengan jelas.

Gunung Kawi: Antara mistis Dan View Yang Indah
Foto: Pendaki Cantik –
Artikel SebelumnyaSano Nggoang, Surga Tersembunyi Dibalik Bukit
Artikel BerikutnyaGunung Gamkonora Status Siaga, Alat Pemantau Hilang