Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara dan Tidak Teramati Asap atau Api

Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara dan Tidak Teramati Asap atau Api
Foto: Pendaki Cantik - @bbtngedepangrango.official

Pendakicantik.com – Informasi ditutup sementara Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Informasi ditutup sementara ini sampai batas waktu yang belum ditentukan dan akan evaluasi secara berkala kondisi kegempaan dan kegunungapian.

Baca Juga: Gempa Cianjur Tidak Ada Hubungan dengan Aktivitas Gunung Gede; Status Gunung Gede Normal

Sebelumnya beredar sebuah informasi kalau Gunung Gede Pangrango terjadi erupsi setelah gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

Dikutip dari Tribunjabar.id yang telah mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut ke pihak Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP).

Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara dan Tidak Teramati Asap atau Api

Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), Sahyudin menjelaskan bahwa kondisi Gunung Gede Pangrango sampai saat ini aman, dari pos pengamatan terlihat jelas penampakan Gunung Gede Pangrango, serta tidak teramati adanya asap atau api.

Baca Juga: WNA yang Meninggal di Gunung Agung Akhirnya Berhasil Dievakuasi Selama 13 Jam

Gunung Gede Pangrango dalam Kondisi Aman

“Info petugas Vulkanologi Ciloto, saya sudah kontak ke rekan yang di pos pengamatan, kalau dari pos penampakan Gunung Gede jelas dan tidak teramati adanya asap atau api,” ungkap Sahyudin dalam keterangannya kepada TribunJabar, malam ini.

“Untuk kegempaan nanti akan dishare, sekarang masih proses identifikasi gempa yang terekam, gempanya banyak sekali susulannya,” ungkapnya.

Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara dan Tidak Teramati Asap atau Api
Foto: Pendaki Cantik – @bbtngedepangrango.official

Diketahui, berdasarkan informasi dan data yang diterima hingga pukul 21.30 WIB telah terjadi 87 kali gempa susulan.

“Gempa susulan sampai dengan pukul 21.30 WIB terjadi 87 gempa, magnitudo terbesar M4.2, terkecil M1.5,” ungkap Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu.

Artikel SebelumnyaGempa Cianjur Tidak Ada Hubungan dengan Aktivitas Gunung Gede; Status Gunung Gede Normal
Artikel BerikutnyaGunung Semeru Terjadi Erupsi dan Status Level III (Siaga)