Pendakicantik.com – Gua Lowo atau Gua Kelelawar merupakan salah satu destinasi wisata di Bojonegoro. Gua ini tersembunyi dan belum diketahui banyak orang.

Di dalam gua terdapat stalaktit dan stalagmit yang indah karena belum terjamah tangan-tangan jahil manusia. Sehingga tidak heran jika suasana di gua ini masih sangat natural.

Baca Juga: Kisah Setiawan Maulana, Pendaki yang Hilang Dalam Dekapan Kerinci

Gua ini menjadi tempat persembunyian jutaan ekor kelelawar. Tak heran jika warga sekitar gua menamai gua ini dengan nama Gua Lowo yang berarti Gua kelelawar.

Ratu kelelawar keluar dari goa purbakala di Jawa Timur

Gua Lowo atau Gua Kelelawar berlokasi di atas bukit Dukuh Ngronan, Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga: Pendaki Cilik 5 Tahun Berhasil Gapai Puncak Gunung Lawu; Nitizen: Ya Allahhhhhh pengeen!!

Rute Perjalanan Menuju Goa Lowo

Hingga saat ini belum ada akses jalan yang memadai menuju goa ini. Kondisi dalam gua masih dibiarkan apa adanya sehingga pengunjung akan kesulitan untuk menjelajahi kondisi di dalam goa.

Medan menuju gua terbilang gampang-gampang susah. Pasalnya pengunjung harus berjalan kaki setelah masuk perbatasan dusun untuk naik menuju gua tersebut. Lokasinya berjarak kurang lebih 4 kilometer dari jalan utama kecamatan di Desa Bareng, Kecamatan Sekar.

Atau bisa ditempuh dengan waktu sekitar 15 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua menuju Dusun Ngronan.

Dari Dusun Ngronan, pengunjung harus berjalan kaki menuju Gua Lowo dan tidak bisa menggunakan kendaraan roda dua. Karena letak goa di atas bukit maka pengunjung harus berjalan kaki dengan jarak sekitar 600 meter untuk sampai di mulut gua. Letak gua berada di ketinggian 200 meter di atas permukaan air laut (mdpl).

Gua Lowo: Gua Kelelawar dengan Mitos dan Pesona Alam yang Asri
Foto: Pendaki Cantik – @TrutusanTrenggalek

Tentang Mitos dan Binatang Buas

Hartono, salah satu warga setempat menjelaskan jika sudah menjelang maghrib pengunjung diharuskan turun dari Gua Lowo. Sebab penghuni lain seperti ular banyak yang berdatangan ke gua tersebut.

“Warga setempat tidak berani melakukan aktivitas di gua ini jika sudah jam lima sore keatas. Sebab kabarnya jika sudah masuk sore hari banyak ular-ular yang berdatangan ke gua lowo ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Mengenal Destinasi Wisata Terasering  Panyaweuyan

Gua Lowo memiliki mitos bahwa banyak pengunjung ke sana untuk mencari pengobatan di tempat tersebut.

“Di tempat ini konon katanya jika ada orang yang memiliki penyakit kronis banyak yang kesini untuk mengambil kelelawar seperlunya untuk obat. Tapi tidak hanya mengambil begitu saja. Mereka harus meninggalkan uang seikhlasnya di sekitar gua ini ,” jelasnya.

Gua Lowo: Gua Kelelawar dengan Mitos dan Pesona Alam yang Asri
Foto: Pendaki Cantik – @ArisKarnangSubagyo

Puji, salah satu warga setempat yang sering mengambil kotoran kelelawar juga mengatakan hal yang sama. Dia pernah membuktikan mitos tersebut. Dahulu dirinya mempunyai penyakit paru-paru. Dengan cara mengambil kelelawar di Gua Lowo dengan tujuan dibuat obat setelah itu penyakitnya sembuh.

“Mungkin lantaran dari situ penyakit paru-paru saya sembuh,” kata Puji.

Share.