Flora Dan Fauna Di Gunung Joho

Flora dan Fauna di Gunung Joho merupakan kekayaan alam yang sangat beragam dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Gunung Joho yang terletak di Jawa Tengah ini memiliki berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di dalamnya.

Keanekaragaman hayati di Gunung Joho sangat penting bagi kehidupan masyarakat sekitar. Tumbuhan yang tumbuh di lereng gunung digunakan sebagai bahan obat-obatan tradisional, bahan makanan, dan bahan bangunan. Selain itu, hutan di Gunung Joho juga berfungsi sebagai daerah resapan air dan mencegah terjadinya erosi tanah.

Keindahan dan keanekaragaman Flora dan Fauna di Gunung Joho menjadikannya sebagai salah satu tujuan wisata alam yang menarik. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil belajar tentang berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di dalamnya. Gunung Joho juga menjadi tempat yang tepat untuk melakukan penelitian dan konservasi keanekaragaman hayati.

Flora dan Fauna di Gunung Joho

Keanekaragaman hayati di Gunung Joho merupakan kekayaan alam yang sangat penting untuk dijaga kelestariannya. Terdapat berbagai jenis flora dan fauna yang hidup di gunung ini, yang masing-masing memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

  • Jenis tumbuhan
  • Jenis hewan
  • Habitat alami
  • Keanekaragaman genetik
  • Manfaat ekonomi
  • Nilai estetika
  • Nilai budaya
  • Ancaman kepunahan
  • Upaya konservasi

Keanekaragaman hayati di Gunung Joho memberikan banyak manfaat bagi manusia, di antaranya sebagai sumber makanan, obat-obatan, dan bahan bangunan. Selain itu, hutan di Gunung Joho juga berfungsi sebagai daerah resapan air, mencegah erosi tanah, dan menjadi paru-paru dunia. Keindahan alam Gunung Joho juga menjadikannya sebagai salah satu tujuan wisata alam yang menarik.

Jenis Tumbuhan

Jenis Tumbuhan, Gunung Indonesia

Jenis tumbuhan merupakan salah satu komponen penting dalam ekosistem Flora dan Fauna di Gunung Joho. Keanekaragaman jenis tumbuhan di gunung ini sangat tinggi, dengan lebih dari 1000 jenis tumbuhan yang telah teridentifikasi. Tumbuhan-tumbuhan ini memiliki peran penting dalam menyediakan makanan dan habitat bagi hewan-hewan yang hidup di Gunung Joho.

  • Tumbuhan Penghasil Makanan

    Jenis tumbuhan ini merupakan sumber makanan utama bagi hewan-hewan di Gunung Joho. Tumbuhan-tumbuhan ini menghasilkan buah-buahan, biji-bijian, dan nektar yang menjadi makanan bagi berbagai jenis burung, mamalia, dan serangga.

  • Tumbuhan Penghasil Habitat

    Jenis tumbuhan ini menyediakan habitat bagi hewan-hewan di Gunung Joho. Tumbuhan-tumbuhan ini memiliki struktur yang kompleks dan beragam, sehingga dapat menjadi tempat berlindung, bersarang, dan berkembang biak bagi berbagai jenis hewan.

  • Tumbuhan Penyerap Karbon Dioksida

    Jenis tumbuhan ini berperan penting dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Tumbuhan-tumbuhan ini memiliki kemampuan untuk mengubah karbon dioksida menjadi oksigen melalui proses fotosintesis.

  • Tumbuhan Penahan Erosi

    Jenis tumbuhan ini berperan penting dalam menahan erosi tanah di Gunung Joho. Tumbuhan-tumbuhan ini memiliki akar yang kuat dan menyebar luas, sehingga dapat menahan tanah dan mencegah terjadinya longsor.

Keanekaragaman jenis tumbuhan di Gunung Joho sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Tumbuhan-tumbuhan ini menyediakan makanan, habitat, dan perlindungan bagi hewan-hewan yang hidup di gunung ini. Selain itu, tumbuhan-tumbuhan ini juga berperan penting dalam menyerap karbon dioksida dan menahan erosi tanah.

Jenis hewan

Jenis Hewan, Gunung Indonesia

Jenis hewan merupakan komponen penting dalam ekosistem Flora dan Fauna di Gunung Joho. Keanekaragaman jenis hewan di gunung ini sangat tinggi, dengan lebih dari 500 jenis hewan yang telah teridentifikasi. Hewan-hewan ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, sebagai konsumen, produsen, dan dekomposer.

  • Hewan Herbivora

    Hewan herbivora merupakan hewan yang memakan tumbuhan. Hewan-hewan ini berperan penting dalam mengendalikan populasi tumbuhan dan menjaga keseimbangan ekosistem. Contoh hewan herbivora di Gunung Joho adalah rusa, kambing hutan, dan monyet.

  • Hewan Karnivora

    Hewan karnivora merupakan hewan yang memakan hewan lain. Hewan-hewan ini berperan penting dalam mengendalikan populasi hewan herbivora dan menjaga keseimbangan ekosistem. Contoh hewan karnivora di Gunung Joho adalah harimau, macan tutul, dan elang.

  • Hewan Omnivora

    Hewan omnivora merupakan hewan yang memakan tumbuhan dan hewan. Hewan-hewan ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan memanfaatkan berbagai sumber makanan. Contoh hewan omnivora di Gunung Joho adalah babi hutan, beruang, dan rakun.

  • Hewan Dekomposer

    Hewan dekomposer merupakan hewan yang memakan bangkai hewan dan tumbuhan. Hewan-hewan ini berperan penting dalam mengurai bahan organik dan mengembalikan nutrisi ke tanah. Contoh hewan dekomposer di Gunung Joho adalah cacing tanah, rayap, dan jamur.

Keanekaragaman jenis hewan di Gunung Joho sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Hewan-hewan ini memiliki peran penting dalam mengatur populasi tumbuhan dan hewan, mengurai bahan organik, dan menjaga kesuburan tanah. Selain itu, hewan-hewan ini juga menjadi indikator kesehatan ekosistem dan dapat digunakan sebagai alat untuk memantau perubahan lingkungan.

Habitat alami

Habitat Alami, Gunung Indonesia

Habitat alami merupakan tempat hidup organisme, baik tumbuhan maupun hewan, yang menyediakan segala kebutuhan hidupnya, seperti makanan, air, tempat tinggal, dan tempat berkembang biak. Habitat alami sangat penting bagi keberlangsungan hidup organisme karena mempengaruhi pertumbuhan, reproduksi, dan penyebarannya.

Keberadaan habitat alami yang baik akan mendukung keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem. Di Gunung Joho, terdapat berbagai jenis habitat alami, seperti hutan hujan tropis, hutan pegunungan, padang rumput, dan sungai. Masing-masing habitat ini memiliki karakteristik unik yang mendukung kehidupan tumbuhan dan hewan yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, hutan hujan tropis di Gunung Joho memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Hutan ini menyediakan makanan, tempat tinggal, dan tempat berkembang biak bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan, seperti pohon-pohon besar, tanaman merambat, burung, mamalia, dan serangga. Sementara itu, padang rumput di Gunung Joho merupakan habitat alami bagi hewan-hewan herbivora, seperti rusa, kambing hutan, dan monyet.

Dengan demikian, memahami hubungan antara habitat alami dan Flora dan Fauna di Gunung Joho sangat penting untuk upaya konservasi keanekaragaman hayati. Upaya konservasi yang tepat akan memastikan ketersediaan habitat alami yang baik bagi tumbuhan dan hewan, sehingga dapat menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian keanekaragaman hayati di Gunung Joho.

Keanekaragaman genetik

Keanekaragaman Genetik, Gunung Indonesia

Keanekaragaman genetik merupakan variasi gen dalam suatu populasi organisme. Keanekaragaman ini sangat penting bagi kelangsungan hidup spesies karena memungkinkan mereka beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan menghindari kepunahan.

Di Gunung Joho, keanekaragaman genetik sangat tinggi pada tumbuhan dan hewannya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti isolasi geografis gunung, variasi habitat, dan sejarah evolusi yang panjang. Keanekaragaman genetik ini memungkinkan tumbuhan dan hewan di Gunung Joho beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berbeda, seperti perubahan iklim, penyakit, dan persaingan antarspesies.

Sebagai contoh, populasi pohon pinus di Gunung Joho memiliki keanekaragaman genetik yang tinggi. Hal ini memungkinkan beberapa pohon pinus lebih tahan terhadap kekeringan, sementara pohon lainnya lebih tahan terhadap penyakit. Keanekaragaman genetik ini sangat penting bagi kelangsungan hidup pohon pinus di Gunung Joho, karena memastikan bahwa beberapa pohon akan bertahan hidup dalam kondisi lingkungan yang berubah.

Keanekaragaman genetik juga penting untuk konservasi tumbuhan dan hewan di Gunung Joho. Dengan melestarikan keanekaragaman genetik, kita dapat memastikan bahwa tumbuhan dan hewan di gunung ini memiliki kapasitas untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan di masa depan. Hal ini sangat penting untuk mencegah kepunahan spesies dan menjaga keseimbangan ekosistem di Gunung Joho.

Manfaat ekonomi

Manfaat Ekonomi, Gunung Indonesia

Flora dan Fauna di Gunung Joho memiliki beragam manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Manfaat-manfaat ini meliputi:

  • Pariwisata
    Keindahan alam Gunung Joho dan keanekaragaman hayatinya menarik banyak wisatawan untuk berkunjung. Pariwisata dapat memberikan pendapatan bagi masyarakat sekitar melalui jasa penginapan, pemandu wisata, dan penjualan suvenir.
  • Hasil hutan bukan kayu
    Hutan di Gunung Joho menghasilkan berbagai hasil hutan bukan kayu, seperti buah-buahan, jamur, dan rotan. Hasil hutan bukan kayu ini dapat dijual untuk menambah pendapatan masyarakat sekitar.
  • Obat-obatan tradisional
    Banyak tumbuhan di Gunung Joho digunakan sebagai bahan obat-obatan tradisional. Obat-obatan tradisional ini dapat dijual untuk menambah pendapatan masyarakat sekitar.
  • Sumber air
    Hutan di Gunung Joho merupakan daerah resapan air yang penting. Air dari Gunung Joho dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari, seperti irigasi, air minum, dan pembangkit listrik tenaga air.

Manfaat ekonomi dari Flora dan Fauna di Gunung Joho sangat penting bagi masyarakat sekitar. Manfaat-manfaat ini dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Selain itu, manfaat ekonomi dari Flora dan Fauna di Gunung Joho juga dapat menjadi insentif bagi masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan dan keanekaragaman hayatinya.

Nilai Estetika

Nilai Estetika, Gunung Indonesia

Nilai estetika merupakan nilai keindahan yang terdapat pada suatu objek atau pemandangan. Nilai estetika sangat penting bagi Flora dan Fauna di Gunung Joho karena menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan masyarakat sekitar. Keindahan alam Gunung Joho, dengan hutannya yang hijau, air terjunnya yang jernih, dan satwa liarnya yang beragam, memberikan nilai estetika yang tinggi.

Nilai estetika ini memiliki dampak positif bagi masyarakat sekitar. Keindahan alam Gunung Joho menarik wisatawan untuk berkunjung, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor pariwisata. Selain itu, nilai estetika juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagai contoh, keindahan hutan hujan tropis di Gunung Joho sangat menarik bagi wisatawan. Hutan hujan tropis dengan pohon-pohonnya yang tinggi, tanaman merambatnya yang unik, dan suaranya yang khas memberikan nilai estetika yang tinggi. Keindahan hutan hujan tropis ini menarik wisatawan untuk berkunjung dan menikmati keindahan alamnya.

Dengan demikian, nilai estetika merupakan komponen penting dari Flora dan Fauna di Gunung Joho. Nilai estetika ini memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan masyarakat sekitar, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan kesadaran tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Nilai Budaya

Nilai Budaya, Gunung Indonesia

Nilai budaya merupakan nilai-nilai yang dianut dan diwariskan oleh suatu masyarakat. Nilai-nilai budaya ini mempengaruhi cara hidup masyarakat, termasuk cara mereka berinteraksi dengan alam. Di Gunung Joho, Flora dan Fauna memiliki nilai budaya yang penting bagi masyarakat sekitar.

  • Nilai Religius

    Bagi masyarakat sekitar Gunung Joho, Flora dan Fauna memiliki nilai religius. Gunung Joho dianggap sebagai tempat yang suci, dan tumbuhan serta hewan yang hidup di dalamnya dianggap sebagai bagian dari alam yang sakral. Masyarakat sekitar percaya bahwa menjaga kelestarian Flora dan Fauna di Gunung Joho merupakan bagian dari kewajiban mereka untuk menjaga keselarasan dengan alam dan Tuhan.

  • Nilai Adat

    Flora dan Fauna di Gunung Joho juga memiliki nilai adat bagi masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar memiliki aturan-aturan adat yang mengatur pemanfaatan tumbuhan dan hewan di Gunung Joho. Aturan-aturan adat ini bertujuan untuk menjaga kelestarian Flora dan Fauna, serta memastikan bahwa pemanfaatannya dilakukan secara berkelanjutan.

  • Nilai Ekonomi

    Flora dan Fauna di Gunung Joho memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar memanfaatkan tumbuhan dan hewan di Gunung Joho untuk berbagai keperluan, seperti obat-obatan, bahan makanan, dan bahan bangunan. Nilai ekonomi dari Flora dan Fauna di Gunung Joho dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dan mengurangi kemiskinan.

  • Nilai Estetika

    Flora dan Fauna di Gunung Joho memiliki nilai estetika yang tinggi. Keindahan alam Gunung Joho, dengan hutannya yang hijau, air terjunnya yang jernih, dan satwa liarnya yang beragam, memberikan nilai estetika yang tinggi. Nilai estetika ini dapat menarik wisatawan untuk berkunjung dan menikmati keindahan alam Gunung Joho.

Nilai budaya merupakan komponen penting dari Flora dan Fauna di Gunung Joho. Nilai-nilai budaya ini mempengaruhi cara masyarakat sekitar berinteraksi dengan alam, dan membantu menjaga kelestarian Flora dan Fauna di Gunung Joho.

Ancaman Kepunahan

Ancaman Kepunahan, Gunung Indonesia

Ancaman kepunahan merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi oleh Flora dan Fauna di Gunung Joho. Kehilangan habitat, perburuan liar, dan perubahan iklim merupakan faktor utama yang mengancam kelangsungan hidup tumbuhan dan hewan di gunung ini.

  • Kehilangan Habitat

    Kehilangan habitat merupakan ancaman utama bagi Flora dan Fauna di Gunung Joho. Pembukaan lahan untuk pertanian, perkebunan, dan pembangunan infrastruktur telah menyebabkan hilangnya hutan dan padang rumput yang menjadi habitat bagi banyak tumbuhan dan hewan. Kehilangan habitat dapat menyebabkan penurunan populasi, fragmentasi habitat, dan bahkan kepunahan.

  • Perburuan Liar

    Perburuan liar merupakan ancaman serius bagi satwa liar di Gunung Joho. Perburuan liar dilakukan untuk memperoleh kulit, daging, atau bagian tubuh hewan lainnya yang memiliki nilai ekonomi. Perburuan liar dapat menyebabkan penurunan populasi, bahkan hingga kepunahan, terutama bagi spesies yang memiliki populasi kecil atau tingkat reproduksi yang lambat.

  • Perubahan Iklim

    Perubahan iklim merupakan ancaman global yang juga berdampak pada Flora dan Fauna di Gunung Joho. Perubahan iklim dapat menyebabkan perubahan suhu, curah hujan, dan pola cuaca, yang dapat berdampak pada distribusi dan ketersediaan makanan bagi tumbuhan dan hewan. Perubahan iklim juga dapat menyebabkan peristiwa cuaca ekstrem, seperti banjir dan kekeringan, yang dapat merusak habitat dan membunuh tumbuhan dan hewan.

  • Polusi

    Polusi merupakan ancaman yang semakin meningkat bagi Flora dan Fauna di Gunung Joho. Polusi udara dan air dapat merusak habitat dan membunuh tumbuhan dan hewan. Polusi udara dapat menyebabkan penyakit pernapasan pada hewan, sedangkan polusi air dapat mencemari sumber makanan dan habitat bagi tumbuhan dan hewan.

Ancaman kepunahan merupakan masalah serius yang harus segera ditangani untuk melindungi Flora dan Fauna di Gunung Joho. Upaya konservasi, seperti perlindungan habitat, penegakan hukum terhadap perburuan liar, dan pengurangan emisi gas rumah kaca, sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup tumbuhan dan hewan di gunung ini.

Upaya Konservasi

Upaya Konservasi, Gunung Indonesia

Upaya konservasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk melindungi dan melestarikan Flora dan Fauna di Gunung Joho. Upaya konservasi ini sangat penting untuk menjaga keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem di gunung ini.

Salah satu upaya konservasi yang dilakukan di Gunung Joho adalah perlindungan habitat. Perlindungan habitat bertujuan untuk menjaga kelestarian habitat alami tumbuhan dan hewan di gunung ini. Perlindungan habitat dapat dilakukan melalui penetapan kawasan konservasi, seperti taman nasional atau suaka margasatwa.

Upaya konservasi lainnya yang dilakukan di Gunung Joho adalah penegakan hukum terhadap perburuan liar. Perburuan liar merupakan salah satu ancaman utama bagi satwa liar di Gunung Joho. Penegakan hukum terhadap perburuan liar dapat dilakukan melalui patroli rutin dan pemberian sanksi tegas bagi pelaku perburuan liar.

Selain itu, upaya konservasi di Gunung Joho juga dilakukan melalui program pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat sekitar. Program pendidikan dan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian Flora dan Fauna di Gunung Joho.

Upaya konservasi di Gunung Joho sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup tumbuhan dan hewan di gunung ini. Upaya konservasi ini harus terus dilakukan dan didukung oleh semua pihak, baik pemerintah, masyarakat sekitar, maupun wisatawan yang berkunjung ke Gunung Joho.

Pertanyaan Umum tentang Flora dan Fauna di Gunung Joho

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum tentang Flora dan Fauna di Gunung Joho, beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja jenis tumbuhan yang terdapat di Gunung Joho?

Gunung Joho memiliki beragam jenis tumbuhan, antara lain: pohon pinus, pohon ek, pohon beringin, pohon cemara, dan berbagai jenis anggrek.

Pertanyaan 2: Apa saja jenis hewan yang terdapat di Gunung Joho?

Gunung Joho memiliki beragam jenis hewan, antara lain: harimau, macan tutul, rusa, babi hutan, monyet, burung elang, dan berbagai jenis serangga.

Pertanyaan 3: Apa saja manfaat Flora dan Fauna di Gunung Joho bagi masyarakat sekitar?

Flora dan Fauna di Gunung Joho bermanfaat bagi masyarakat sekitar sebagai sumber makanan, obat-obatan, bahan bangunan, dan pendapatan dari sektor pariwisata.

Pertanyaan 4: Apa saja ancaman yang dihadapi oleh Flora dan Fauna di Gunung Joho?

Flora dan Fauna di Gunung Joho menghadapi ancaman seperti: kehilangan habitat, perburuan liar, perubahan iklim, dan polusi.

Pertanyaan 5: Apa saja upaya konservasi yang dilakukan untuk melindungi Flora dan Fauna di Gunung Joho?

Upaya konservasi yang dilakukan untuk melindungi Flora dan Fauna di Gunung Joho antara lain: perlindungan habitat, penegakan hukum terhadap perburuan liar, dan program pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat sekitar.

Pertanyaan 6: Mengapa penting untuk melestarikan Flora dan Fauna di Gunung Joho?

Melestarikan Flora dan Fauna di Gunung Joho sangat penting untuk menjaga keanekaragaman hayati, keseimbangan ekosistem, dan manfaat yang diberikannya bagi manusia.

Dengan memahami pertanyaan dan jawaban ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami tentang Flora dan Fauna di Gunung Joho, serta pentingnya upaya konservasi untuk melestarikannya.

Tips Melestarikan Flora dan Fauna di Gunung Joho

Melestarikan Flora dan Fauna di Gunung Joho sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk melestarikan Flora dan Fauna di Gunung Joho:

Tip 1: Kunjungi dan Nikmati Alam secara Bertanggung Jawab

Ketika mengunjungi Gunung Joho, penting untuk menghormati alam dan tidak merusak lingkungan. Hindari membuang sampah sembarangan, membuat kebisingan yang berlebihan, atau mengganggu satwa liar.

Tip 2: Dukung Upaya Konservasi

Dukung organisasi dan lembaga yang bekerja untuk melestarikan Gunung Joho. Hal ini dapat dilakukan dengan cara donasi, menjadi relawan, atau menyebarkan informasi tentang pentingnya konservasi.

Tip 3: Kurangi Jejak Karbon

Kurangi jejak karbon dengan menggunakan transportasi umum, menghemat energi, dan mendaur ulang sampah. Hal ini dapat membantu mengurangi perubahan iklim, yang merupakan ancaman bagi Flora dan Fauna di Gunung Joho.

Tip 4: Hindari Produk yang Menggunakan Bahan dari Satwa Liar

Hindari membeli produk yang menggunakan bahan dari satwa liar, seperti kulit harimau, gading gajah, atau bulu macan tutul. Permintaan terhadap produk-produk ini dapat mendorong perburuan liar, yang mengancam kelangsungan hidup satwa liar.

Tip 5: Edukasi Diri dan Orang Lain

Pelajari tentang Flora dan Fauna di Gunung Joho dan bagikan pengetahuan tersebut dengan orang lain. Hal ini dapat membantu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya konservasi dan mendorong lebih banyak orang untuk terlibat dalam upaya pelestarian.

Dengan mengikuti tips-tips ini, kita dapat berkontribusi dalam melestarikan Flora dan Fauna di Gunung Joho untuk generasi mendatang.

Kesimpulan

Flora dan Fauna di Gunung Joho merupakan kekayaan alam yang sangat berharga dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Keanekaragaman hayati yang tinggi, keindahan alam, dan manfaat ekonomi menjadikan Gunung Joho sebagai kawasan yang harus dilindungi dan dilestarikan.

Upaya konservasi yang komprehensif sangat penting untuk memastikan kelestarian Flora dan Fauna di Gunung Joho. Hal ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sekitar, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan menjaga kelestarian Gunung Joho, kita dapat memastikan manfaatnya dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.

Youtube Video:

Flora Dan Fauna Di Gunung Joho - sddefault


Share.