Cara Minta Izin Mendaki pada Orangtua Ala Fransiska Dimitri

Cara Minta Izin Mendaki pada Orangtua Ala Fransiska Dimitri
Foto: Pendaki Cantik - Instagram/@mylaimaniar

#PendakiCantik – Fransiska Dimitri, salah satu pendaki perempuan pertama asal Indonesia yang mengibarkan bendera Merah Putih di Everest membagi tips atau cara meminta izin kepada orangtua sebelum mendaki.

Mengingat mendaki gunung bukanlah aktifitas biasa tetapi sarat akan resiko, izin orangtua dinilai sangat penting dikantongi pendaki sebelum naik gunung.

Selain karena agar mereka tidak cemas, dampak positif lain yang kamu dapat saat meminta izin adalah orangtua akan menanyakan banyak hal terkait informasi terkait perjalanan tersebut.

Cara Minta Izin Mendaki pada Orangtua Ala Fransiska Dimitri
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@frandimitri

Hal ini menjadi baik karena pertanyaan-pertanyaan mereka bisa mengingatkan kita soal persiapan, perlengkapan pendakian, keamanan, serta berbagai hal lain yang mungkin kita lupakan.

Berikut beberapa cara meminta izin kepada orangtua yang dibagikan oleh Fransiska Dimitri agar kamu memperoleh restu dan dapat mendaki dengan tenang tanpa beban.

Berikan penjelasan detail kepada orangtua

Cara Minta Izin Mendaki pada Orangtua Ala Fransiska Dimitri
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@syilviafajrin

Jika kamu ingin bepergian entah itu naik gunung dan ke mana pun, hendaknya kamu mengkomunikasikan hal tersebut kepada orang tua.

Kamu bisa memberikan detail gunung yang ingin dituju, transportasi yang akan digunakan, hingga rincian biaya. Orangtua kamu pasti akan mempertimbangkan itu semua.

Menurut wanita yang akrab disapa Deedee ini, orangtua pasti akan bertanya soal persiapan kita seperti apa, sudah apa belum dan semua itu harus dikomunikasikan dengan jelas.

Beritahukan resiko tantangan dan cara mengantisipasi

Cara Minta Izin Mendaki pada Orangtua Ala Fransiska Dimitri
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@sellluvv

Orangtua pasti selalu menanyakan dan khawatir ketika anaknya pergi jauh, termasuk saat hendak naik gunung.

Coba beritahu dan komunikasikan apa saja resiko tantangan yang ada selama mendaki gunung.

Bicarakan bahwa tantangan naik gunung itu adalah fisik dan mental yang siap dan baik. Kamu bisa bahwa kamu sudah mempersiapkan jauh hari sebelum mendaki.

Selain itu kamu bisa beritahu bagaimana cara mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ketika mendaki gunung.

Seperti kamu sudah membawa peralatan P3K, peralatan mendaki gunung yaitu alat masak, pakaian, dan bekal makanan serta minuman.

Beritahukan hal positif mendaki gunung

Cara Minta Izin Mendaki pada Orangtua Ala Fransiska Dimitri
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@nis.nisa29

Semua kegiatan itu ada positif dan negatifnya. Beritahukan pada orangtua hal positif yang didapat saat mendaki gunung.

Seperti lebih dapat mengenal alam, bagaimana cara merawat alam, menjadi lebih tangguh dalam bertahan hidup, menjadi lebih kuat mental.

Kamu juga bisa beritahukan hal positifnya lagi itu dapat mengatur waktu, manajemen waktu tingkat tinggi, karena naik gunung itu kan butuh itinerary dan lain-lain, persiapan juga, segala macam itu bisa mengarah ke positif.

Latihan fisik

Cara Minta Izin Mendaki pada Orangtua Ala Fransiska Dimitri
Foto: Pendaki Cantik – Instagram/@nianovitaa__

Deedee juga membagikan tips persiapan fisik sebelum melakukan ekspedisi.

Beberapa persiapan fisiknya yaitu membawa beban seberat 30 kilogram, berlatih memanjat tebing, lari menanjak dan lari tracking, push up sit up, yoga hingga berenang.

Dulu kita ke Gunung Sindoro Sumbing buat simulasi Seven Summits, kalau ke Aconcagua itu kita latihannya di Argopuro.*