#PendakiCantik – Tuhan sudah menciptakan hati setiap orang untuk berpasangan, termasuk hati pendaki. Meski kelihatan tangguh, hati pendaki gunung biasanya mudah luluh ketika bergulat dengan kisah asmara.

Mungkin kamu akan bertanya, kapan pendaki akan jatuh cinta? Dengan segala keuletannya, adakah sesuatu hal lain yang membuat dia terkesima selain wajar di pagi hari dan senja yang dipetiknya di atas puncak gunung?

Sama halnya dengan manusia biasa, pendaki juga tidak pernah luput dari sesuatu yang mengoyak hatinya di tengah belantara.

Biasanya bermula dari saling sapa, hingga ajakan meringankan beban bersama. Bagi sebagian orang itu hal biasa, namun rasa terkadang suka muncul secara tiba-tiba.

Cara Merawat Asmara Gunung Hingga Jadian
Foto: Instagram/@agungmardian

Mungkin di puncak mereka akan berpisah karena tendanya berbeda, tetapi senyuman yang menyapa dari kejauhan selalu mengundang tanda tanya.

Jika bukan karena sedang jatuh cinta, lalu itu semua dinamakan apa? Mengingat cinta bukan barang yang didefinisikan dengan sepenggal cerita, maka waktu tidak boleh terbuang percuma.

Lalu, apa yang harus dilakukan para pendaki jika sedang dilanda asmara? Diam saja dan tersiksa karena kerlingan matanya berlalu begitu saja atau bergegas memenangkan hatinya tanpa membuang-buang waktu?

Simak beberapa hal berikut, jika kamu pernah mengalami asmara gunung bersama seseorang dan berniat mengajaknya serius menjalin hubungan.

1. Keep in touch

Cara Merawat Asmara Gunung Hingga Jadian
Foto: Instagram/@kevinsbstn_

Sebelum berpisah, saling tukar nomor ponsel adalah langkah awal yang paling benar untuk meneruskan sebuah hubungan asmara gunung.

Teknologi sudah semakin maju, jadi tidak ada alasan untuk saling menjaga komunikasi satu sama lain.

Jangan ragu buat berbasa-basi, tanya kabar, atau tanyakan hal-hal yang memungkin kamu dapat melancarkan PDKT dengannya.

Tapi perlu diingat bahwa, kamu jangan sampai terlalu agresif. Minimal sediakan sedikit waktu untuk bertukar cerita tentang kesibukan masing-masing.

2. Kenalan sama orang terdekatnya

Cara Merawat Asmara Gunung Hingga Jadian
Foto: Instagram/@nelneey

Tidak ada salahnya juga buat kenalan sama salah seorang sahabatnya yang mungkin juga kamu jumpai pas di pendakian.

Jangan sungkan juga buat bertukar nomor ponsel dan saling sapa di media sosial. Jadi, kalau suatu saat kehilangan kontak si doi, kamu bisa tanya orang terdekatnya itu.

Dari sahabatnya itu kamu bisa curi-curi informasi soal makanan favoritnya, hobinya selain naik gunung, genre film favorit, musik yang paling dia suka, bahkan mungkin nomor sepatunya kalau kamu mau beliin dia kado.

Korek-korek juga info tentang tipe wanita atau pria yang dia idam-idamkan. Sekalian jaga-jaga. Kalau tidak jadian sama doi, siapa tahu kamu malah kecantol sama salah seorang sahabatnya itu—rejeki tidak ke mana-mana.

3. Let’s meet again

Cara Merawat Asmara Gunung Hingga Jadian
Foto: Instagram/@junaidi_97_

PDKT jangan cuma lewat gelombang elektromagnetik. Ajak dia ketemuan sekali-sekali. Pertama-tama jangan langsung ketemuan berduaan saja. Ajak orang-orang terdekatnya seolah-olah kamu pengen ngajak nongkrong.

Kalau bareng-bareng orang sehobi, kamu tidak perlu takut suasana bakal garing. Pasti selalu ada yang akan kalian bicarakan.

Selain memperlancar PDKT, kamu juga bisa mempererat relasi dengan teman-teman sehobi.

4. Rencanakan pendakian bareng selanjutnya

Cara Merawat Asmara Gunung Hingga Jadian
Foto: Instagram/@sisadoe

Hal lain yang bisa kamu lakukan untuk memelihara asmara gunung adalah dengan merencanakan pendakian selanjutnya bareng doi.

Ajak dia diskusi soal gunung selanjutnya yang mau dia daki, terus bikin perencanaan dan persiapan.

Kegiatan bareng ini bisa bikin kalian jadi lebih dekat. Kalian tidak akan kekurangan bahan pembicaraan dan alasan untuk ketemuan.

Demikian beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk merawat asmara gunung. Jika kamu belum percaya diri, yakinlah bahwa hasil tidak akan mengkhianati proses. Selamat mencoba.

Share.