Alasan Dilarang Meniup Suling di Gunung Guntur Garut

#PendakiCantik – Kabupaten Garut memiliki banyak destinasi wisata termasuk Gunung Guntur yang menjadi tempat favorit para pendaki.

Gunung Guntur sangat ikonik bagi masyarakat Garut ini menyimpan beragam keindahannya.

Namun siapa sangka, di balik keindahannya tersebut, terkisahkan juga beragam misteri yang menyelimuti gunung dengan ketinggian 2.249 meter di atas permukaan laut.

Mitos Tiup Suling

Alasan Dilarang Meniup Suling di Gunung Guntur Garut
Foto: Pendaki Cantik – @ericafebri

Satu dari sekian banyak mitos yang berkembang, adalah mitos larangan meniup suling di Gunung Guntur.

Sebagian masyarakat yang bermukim di kaki Gunung Guntur tepatnya di kawasan Kecamatan Tarogong Kaler percaya tentang adanya mitos larangan meniup suling itu.

Salah seorang warga Cimanganten, Tarogong Kaler membenarkan bahwa masih ada sebagian warga yang mempercayai mitos tersebut. Katanya tidak boleh meniup suling di Gunung Guntur.

Menurut Ucheu, berdasarkan cerita yang dikisahkan orang tua dulu, kerap ada penampakan maung bungkeleukan (macan gentayangan) jika seseorang meniup suling di Gunung Guntur.

“Kalau kata orang tua mah maung bungkeleukan. Kalau ada yang niup suling maung bungkeleukan sering menampakkan diri katanya,” ucap Ucheu.

Namun, hingga saat ini, setidaknya sejak tahun 2000-an, belum ada laporan yang menyebut kejadian tersebut terjadi.

Berkaitan dengan Peristiwa Bersejarah

Alasan Dilarang Meniup Suling di Gunung Guntur Garut
Foto: Pendaki Cantik – @rekamustika

Salah seorang masyarakat kaki Gunung Guntur lainnya, Encep (48) menjelaskan, mitos larangan meniup suling dan maung bungkeleukan erat kaitannya dengan peristiwa bersejarah zaman dahulu.

Encep menjelaskan, mitos tersebut lebih didasari ketakutan masyarakat saat terjadinya peristiwa pemberontakan DI/TII.

“Sejak saya dewasa, saya diberi pemahaman bahwa larangan meniup suling itu artinya enggak boleh ribut karena saat itu ABRI sedang mengepung gerombolan (Pasukan DI/TII),” ujar Encep kepada detikcom di tempat yang sama.

Dipakai untuk Menakut-nakuti Anak Kecil

Alasan Dilarang Meniup Suling di Gunung Guntur Garut
Foto: Pendaki Cantik – @rhardilla

Menurut Encep, orang tua zaman dahulu menakut-nakuti anaknya dengan mitos tersebut agar tidak berisik khususnya saat malam hari.

“Gunung Guntur itu kan salah satu lokasi Operasi Pagar Betis yang dilakukan ABRI saat itu, karena Kartosoewirjo dan gerombolan ditangkap di Gunung Geber (berdampingan dengan Gunung Guntur),” katanya.

Terlepas dari benar atau tidaknya mitos dan cerita tersebut, Gunung Guntur tetaplah magnet bagi wisatawan dan para pendaki. Gunung Guntur selalu mendapat tempat di hati masyarakat karena keindahannya.

Beragam keindahan ditawarkan Gunung Guntur. Mulai dari padang ilalang yang terhampar luas, hingga gunung batu yang kerap dimanfaatkan sebagai spot fotografi.

Terkini