Pendakicantik.com – Air Terjun Dlundung di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto menjadi satu diantara tujuan rekreasi yang sayang untuk dilewati.

Pemandangan alamnya memikat dan udaranya yang sejuk membuat berlibur berasa singkat di sini.

Baca Juga: Arti Mimpi Lihat Gunung Meletus: Sebatas Bunga Tidur atau Benar

Dlundung Waterfall ada di kawasan Wana Wisata Dlundung. Persisnya di Desa atau Dusun Ketapanrame, Kecamatan Trawas.

https://www.youtube.com/watch?v=xlB8Hps3JXk

Air Terjun Dlundung: Sensasi Bermain Air di Lereng Gunung Welirang

Wisata alam ini memiliki jarak sekitar 38 km dengan waktu menempuh sekitar 1 jam 10 menit dari Kota Mojokerto. Bila dari Kantor Kecamatan Trawas, Air Terjun Dlundung cuma sekitar 2,4 km.

Dari Jalan Raya Trawas, persisnya di depan kantor kecamatan belok kanan atau ke selatan untuk masuk Jalan Air Terjun. Rute terakhir ke arah Air Terjun Dlundung ini berupa jalan beraspal yang terus menanjak.

Walau cukup jauh dari pusat perkotaan, kamu tidak perlu cemas karena akses jalan ke Kawasan wisata Trawas benar-benar memadai, lebar dan mulus.

Baca Juga: Kilimanjaro: Gunung Tertinggi di Afrika dengan 4 Fakta Menarik

Lokasi di Hutan Lereng Gunung Welirang

Air Terjun Dlundung memiliki pemandangan alam yang eksotik karena lokasinya antara hutan lereng Gunung Welirang yang cukup lebat.

Banyak pohon besar yang tumbuh disekelilingnya. Tidak sangsi, udara di tempat ini berasa sejuk. Hingga, pas untuk melepaskan capek bersama rekan, keluarga atau pacar tersayang.

“Alamnya masih asri, suasananya enak, udaranya sejuk, pemandangannya bagus. Kalau pagi bisa melihat pemandangan Gunung Penanggungan dari area camping,” ungkap Guan (50), wisatawan asal Surabaya kepada detikJatim di lokasi, Kamis (1/9/2022).

Ketinggian Air Terjun Dlundung sekitar 14 meter. Air yang berjatuhan dari tebing tidak terlalu deras sehingga para pengunjung aman untuk bermain di bawahnya. Selain bermain air, para wisatawan juga bisa berswafoto di bawahnya.

Air Terjun Dlundung: Sensasi Bermain Air di Lereng Gunung Welirang
Foto: Pendaki Cantik –

Fasilitas yang Tersedia

Dua spot foto yang tak kalah menarik di atas panggung sisi kanan air terjun dan di depan nama Dlundung Waterfall.

Spot selfie juga bisa dijumpai di area parkir Air Terjun Dlundung yaitu dengan latar belakang nama Dlundung Waterfall dan lebatnya hutan di atasnya. Akses dari area parkir ke air terjun berupa tangga beton dan jalan paving di tengah rindangnya pepohonan.

Ada pula bangunan ruang kesehatan dan toilet bergaya Eropa di area ini. Sedangkan musala berdiri di atas kolam sehingga sedap dipandang.

Wana Wisata Dlundung juga menyediakan sensasi bermalam di alam berupa camping ground di bawah Air Terjun Dlungung. Area camping ini di tengah hutan pinus bisa menampung hingga 150 tenda.

Baca Juga: Mendaki Gunung Gede Pangrango Jadi Opsi Habiskan Akhir Pekan

Jam Operasional

Di hari-hari biasa, Air Terjun Dlundung buka pukul 07.30 hingga 16.00 WIB. Sedangkan hari Minggu buka pukul 06.00 sampai 16.30 WIB. Destinasi wisata alam ini buka 24 jam, khusus di hari Sabtu.

Tiket masuknya pun termasuk murah meriah. Hari biasa hanya Rp 10 ribu untuk dewasa dan Rp 7.500 untuk anak-anak. Ketika akhir pekan atau hari libur nasional, tiket masuknya hanya Rp 12.500 untuk dewasa dan Rp 10 ribu untuk anak-anak.

Air Terjun Dlundung: Sensasi Bermain Air di Lereng Gunung Welirang
Foto: Pendaki Cantik –

Tarif tersebut tidak termasuk biaya parkir kendaraan Rp 10 ribu untuk mobil dan Rp 3 ribu untuk sepeda motor.

Share.