7 Gunung di Dunia yang Miliki Jalur Pendakian Terberat

7 Gunung di Dunia yang Miliki Jalur Pendakian Terberat
Foto: Pendaki Cantik - @ChinaXinhuaNews

Pendakicantik.com – 7 gunung di dunia yang memiliki jalur pendakian terberat yang sangat menantang dan menguji adrenalin para pendaki yang ingin menggapai puncaknya.

Buat para pendaki dan petualang dalam negeri patut bersyukur sebab Indonesia negara yang punya banyak lokasi alam yang memukau.

Baca Juga: Seorang Pendaki Alami Hypo Saat Mendaki ke Gunung Bawakaraeng

Para penggemar olahraga alam misalnya mendaki tidak perlu susah-susah pergi jauh ke luar negeri untuk melakukannya.

SPOTLITE – Jalur Pendakian Terekstrim di Dunia

7 Gunung di Dunia yang Miliki Jalur Pendakian Terberat

Namun, namanya manusia memang nggak pernah puas. Rasanya semua gunung tersulit di Indonesia sudah kamu jelajahi dan taklukan.

Buat pendaki dan pencinta alam yang ingin mencoba uji nyali, berikut 7 gunung dengan jalur pendakian terberat

Baca Juga: Pulau Waibalun: Destinasi Wisata Asri di Ujung Flores

Pertama, Gunung Ciudad Perdida

Ciudad Perdida di Kolombia, gunung yang terletak di sebuah kota yang telah lama hilang merupakan salah satu dari 7 gunung terberat di dunia. Ciudad Perdida adalah sebuah kota kuno yang dipercaya sudah ada bahkan sebelum situs kuno legendaris Machu Picchu. Ketinggiannya mencapai hampir 4000 kaki dengan medan yang sempit, lembap, ditambah dengan cuaca Amerika Selatan yang tak tertebak.

Jika kamu datang di musim kemarau, kamu tetap harus menyeberang sungai setinggi lutut. Sementara di musim hujan, tinggi sungainya bisa mencapai dada orang dewasa.

Kedua, Puncak Gunung Everest, Nepal

Bagi pendaki gunung, Everest mungkin jadi yang pertama masuk dalam bucketlist. Dengan ketinggian mencapai 17.500 kaki, gunung ini disebut sebagai jalur pendakian paling menantang. Durasi pendakian bisa 13-16 hari lamanya melalui Lukla, Nepal. Pendaki akan melewati salju tebal, sungai berarus deras, dan longsor bisa terjadi kapan saja.

Foto: Pendaki Cantik – @estebantopomena

Ketiga, Jalur Paine Circuit di Torres del Paine, Chili

Amerika Selatan bisa disebut salah satu wilayah dengan kondisi alam yang menantang selain Asia Tengah. Di Torres del Paine, kamu bisa menemukan pemandangan alam yang benar-benar memuaskan mata dan hati. Sebelum sampai ke puncak, kamu harus melakukan pendakian selama kurang lebih satu minggu.

Jalurnya yang terjal, bahkan beberapa mencapai kemiringan hampir 90 derajat. Belum lagi medannya yang bisa berubah menjadi licin jika kamu menemui salju dan aliran air yang membeku di sepanjang pendakian.

Keempat, The Grand Randonnee 20 di Corsica, Perancis

Meski tidak terlalu tinggi dibanding pegunungan lainnya, spot ini merupakan kumpulan pegunungan penuh batu yang cukup terjal dan terekspos matahari. Tak banyak tanaman atau pohon yang melindungimu dari terik matahari atau udara dingin. Pegunungan Corsica selalu disebut sebagai tempat pendakian paling sulit di Eropa.

Baca Juga: Ditemukan Bagian Tubuh Diduga Korban Erupsi Gunung Semeru

Kelima, Canyonlands National Park, Utah, sempat masuk film 127 Hours

Pegunungan ini dikenal menantang karena tempatnya yang sangat terpencil, jarang penduduk dan banyak jalan buntu. Belum lagi jalur pendakiannya yang kering dan berpasir, membutuhkan kekuatan fisik dan konsentrasi tinggi.

Jika ingin ke sini disarankan untuk membawa perlengkapan dan bekal yang lengkap sebab kamu akan kesulitan menemukan air di tempat ini. Siapkan diri untuk cuaca yang benar-benar panas dan kering jika berminat ke sini.

Keenam, Gunung Huashan di Tiongkok

Terletak di Provinsi Shaanxi, gunung ini termasuk lima gunung sakral milik warga Tiongkok. Banyak cerita dan sejarah yang dipercaya pernah terjadi, menyangkut perjalanan spiritual para leluhur. Dengan jalur pendakian yang curam kemiringannya, kamu bisa saja berjalan merayap di gunung ini.

Foto: Pendaki Cantik – @ChinaXinhuaNews

Ketujuh, Perjalanan menembus padang rumput lebat di Overland Track, Australia

7 gunung yang terakhir terletak di Tasmania dan membutuhkan waktu selama 4-6 hari untuk menyelesaikan penjelajahan. Namun, kamu akan menemukan banyak titik menarik.

Ada Lembah Cradle dan Danau St. Claire, air terjun, dan pada akhirnya puncak yang memungkinkanmu memandang keindahan lanskap yang tiada tara. Waktu yang disarankan untuk ke sini antara November-April ketika udara di sana cukup bersahabat.

Exit mobile version